Balai Bahasa Sulawesi Tenggara Cegah Kepunahan Bahasa Daerah

  • 19 Feb 2026 09:22 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (BB Sultra) menggelar peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII) 2026 dengan strategi kolaboratif, memadukan kegiatan tatap muka dan siaran radio. Selain kegiatan di Aula Kandai, BB Sultra juga bekerja sama dengan RRI Kendari dalam dialog interaktif bertema “Pendidikan Bahasa Daerah Melalui Cerita Anak Multibahasa dan Konten Digital”.

Dalam dialog tersebut, Dwi Pratiwi S. Husba menekankan pentingnya transformasi cerita anak sebagai media pembelajaran bahasa daerah. Urgensi peringatan HBII juga ditegaskan dalam refleksi kegiatan ini.

“Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional setiap tanggal 21 Februari sesungguhnya lebih dari sekadar seremonial tahunan UNESCO. PHBII hadir sebagai alarm kesadaran di tengah sunyinya ancaman kepunahan ribuan bahasa lokal di seluruh dunia,” kata Dwi, Kamis 19 Februari 2026.

Pesan tersebut menjadi pengingat kuat bahwa pelestarian bahasa daerah merupakan tanggung jawab bersama.

Sementara itu, Dedi Wiranto menyoroti potensi konten digital sebagai ruang kelas baru yang dekat dengan generasi muda. Pendekatan ini dinilai relevan di tengah derasnya arus globalisasi dan dominasi bahasa asing.

Melalui kolaborasi antara sekolah, lembaga bahasa, media, dan kreator konten, Balai Bahasa Sulawesi Tenggara berharap bahasa daerah tetap hidup dalam percakapan keluarga hingga ruang publik, sebagai benteng pertahanan kultural dan jembatan masa depan generasi penerus.




Rekomendasi Berita