Soft Opening Museum, Bupati Kediri Tingkatkan Jumlah Pengunjung

  • 25 Des 2025 19:17 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Pada agenda Soft Opening Museum Daerah di Kabupaten Kediri, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) siap meningkatkan jumlah pengunjung, dengan mengatur alur sirkulasi mereka.

Upaya ini bertujuan untuk menikmati koleksi museum daerah agar disempurnakan berdasarkan runut cerita sejarah dan budaya Kabupaten Kediri.

"Ketika pengunjung masuk museum telah ditunjukkan koleksi yang dilengkapi katalog berdasarkan alur cerita yang runut. Nantinya begitu keluar akan mengetahui perkembangan sejarah dan budaya Kabupaten Kediri sejak awal, sehingga perjalanan daerah tertua di Jawa Timur ini bisa terekam dan diceritakan," kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito), dalam acara soft opening museum daerah Kabupaten Kediri yang berlokasi di Desa Menang Kecamatan Pagu, Kamis (25/12/2025).

Mas Dhito menjelaskan, pada era sekarang terkadang anak-anak hanya melihat sejarah daerah berdasarkan potongan cerita dari media sosial. Untuk itulah, keberadaan museum dengan berbagai artefak peninggalan sejarah yang dilengkapi narasi edukatif sangat diperlukan.

"Harapan kami, mulai dari pintu masuk sampai keluar itu harus runut dan berkesan, punya daya tarik," katanya.

Saat ini, Museum Daerah Kabupaten Kediri, memiliki sekitar 190 koleksi peninggalan sejarah dan budaya. Bahkan, ada 54 koleksi yang telah dipajang.

"Salah satunya fragmen Kepala Ganesha yang sempat hilang saat aksi anarkis pembakaran dan penjarahan di Komplek Kantor Pemkab Kediri akhir Agustus 2025 lalu," ujarnya.

Mas Dhito menargetkan, saat grand opening mendatang, alur pengunjung termasuk penataan koleksi museum telah tertata secara runut. Pihaknya pun membuka ruang bagi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri berdiskusi dengan sejarawan maupun budayawan.

Ke depan, untuk menghidupkan museum, Disparbud diharapkan bisa menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan sehingga pelajar di Kabupaten Kediri nantinya bisa diagendakan berkunjung ke museum sekaligus mengedukasi perkembangan sejarah dan budaya daerah.

"Kami harap Kepala Dinas Pendidikan mewajibkan seluruh siswa datang ke museum agar mengetahui akar budaya Kabupaten Kediri," katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....