Pemkab Kediri Siap Gelar Pameran Temporer Pre-Launching Museum

  • 04 Jun 2025 21:39 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri siap menggelar pameran temporer bertajuk pre-launching museum pada 17-21 Juni 2025. Dalam kegiatan itu akan memamerkan berbagai artefak sekaligus desain interior museum.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi mengungkapkan, pre launching ini merupakan satu tahapan awal dalam membangun museum yang berada di Jalan Totok Kerot, Menang, Kecamatan Pagu.

"Saat memamerkan artefak dan desain interior museum, Disparbud akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, terutama akademisi, budayawan, hingga pelestari sejarah guna memperkenalkan konsep museum sebelum memberikan masukan terhadap Detail Engeenering Design (DED). Prinsipnya, kita juga akan perkenalkan rencana desain museum ini seperti apa," kata Mustika, Rabu (4/6/2025).

Ke depan, imbuhnya, museum ini bakal menyimpan ratusan benda purbakala dari berbagai masa yang diperoleh dari berbagai sumber, termasuk dari proses ekskavasi dan evakuasi.

Adapun pameran ini menindaklanjuti arahan Mas Dhito (sapaan akrab Bupati Kediri Hanindhito) yang mana museum diharapkan bisa mengangkat cerita Kediri di masa lampau, searah dengan konsep storyline museum yang telah disusun sejak 2024.

Selain itu, museum ini juga diharapkan bisa menjadi salah satu destinasi wisata dan budaya baru di Kabupaten Kediri, termasuk edukasi sejarah bagi kaum muda.

"Cerita Kediri kan luar biasa. Maka disusun story line di Museum. Kita kan orang Jawa, jangan sampai hilang (identitas) Jawanya," ujarnya.

Kepala Bidang Sejarah Purbakala Disparbud Kabupaten Kediri, Eko Priyanto menambahkan, tidak semua perbendaharaan peninggalan sejarah tersebut dipamerkan. Namun, secara bertahap artefak akan dipindahkan ke museum.

"Artefak-artefak ini akan didisplay di museum. Kemudian sebagian lain akan dimasukkan dalam storage yang telah disediakan, tapi hal ini melihat kondisi dan status artefak masing-masing, yang mana di museum ini ada sekitar 100-an artefak yang akan disimpan," katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....