Kampung Madu Kediri, Potensi Lokal yang Perlu Dikembangkan
- 29 Jul 2025 13:23 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Keberadaan Kampung Madu, yang terletak di Dusun Purworejo, Desa Bringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, merupakan potensi lokal yang perlu dikembangkan, karena sangat berperan dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Hal ini dikarenakan peternakan lebah di Kampung Madu sudah ada sejak 1980 dan terus berkembang hingga saat ini dengan jumlah peternak lebah madu sekitar 50 orang.
Kampung Madu juga dimanfaatkan sebagai destinasi wisata berbasis edukasi dan pelestarian kearifan lokal sekaligus basis produksi madu dan peternakan lebah madu. Ralin salah satu peternak lebah di Kampung Madu, Selasa (29/7/2025) menyampaikan yang wajib diperhatikan secara teknis untuk beternak lebah madu yaitu harus jeli dan teliti dalam melihat potensial atau tidaknya ratu lebah madu. Jika ratu lebah sudah tua dengan ditandai posisi telur yang miring, maka ratu lebah harus diganti atau dilakukan regenerasi.
“Ada empat jenis lebah yang menghasilkan madu yaitu Apis Dorsata (Tawon Gung), Apis Cerana (Tawon Liar), Apis Trigona (Tawon Lanceng). Yang di budidaya di Kampung Madu itu Apis Mellifera, alasannya bisa dirumahkan. Kalau tawon gung itu nggak bisa dirumahkan, tempatnya di hutan lebat biasanya, yang Apis Cerana juga sulit dirumahkan,” ujarnya.

Jefry Dwi Hartono, Wakil Pokdarwis Kampung Madu, Kediri, saat wawancara (Foto: RRI/ Hery)
Wisata Edukasi Kampung Madu terbentuk dari kesadaran pemuda dan masyarakat untuk melestarikan lingkungan serta mengeksplore potensi di wilayah sekitar Desa Bringin. Jefry Dwi Hartono Wakil Pokdarwis Kampung Madu, Desa Bringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri mengatakan selama ini pihaknya membantu dalam peningkatan Sumber Daya Manusia dan pemasaran hasil madu secara online.
“Dari Pokdarwis itu kita bantu pasarkan melalui media online, jadi kita memanfaatkan teknologi terkini. Pemasaran kita sudah bisa melayani seluruh Nusantara. Keunggulan produk kita, kita menjamin 100% madunya murni, kita juga banyak olahan terkait hasil lebah seperti royal jelly, bee pollen, propolis, dan ada juga olahan dari madu,” ucapnya.
Sementara Dwi Yudi Ardiansyah Ketua UMKM Akur Kampung Inggris Pare, Kabupaten kediri mengatakan keberadaan kampung madu desa bringin memiliki potensi sebagai destinasi wisata para siswa yang belajar di kampung Inggris. “Saya berharap kedepan kampung madu desa bringin semakin berkembang dengan adanya penambahan fasilitas umum bagi masyarakat yang berkunjung, dan terdapat pusat kuliner atau oleh-oleh selain produk unggulan yang dijual yaitu madu,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....