Real Madrid Hormati Pemain Spanyol di Piala Dunia 2026

  • 27 Agt 2026 12:36 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri — Stadion Santiago Bernabéu menjadi saksi momen penuh penghormatan kepada dua penggawa Timnas Spanyol, Marc Cucurella dan Mikel Oyarzabal, sebelum pertandingan Real Madrid menghadapi Real Sociedad, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. Keduanya mendapat tribut khusus setelah menjadi bagian penting dari skuad Spanyol yang sukses menjuarai Piala Dunia 2026.

Berbeda dari seremoni penghormatan yang biasanya diberikan klub kepada pemainnya sendiri, Real Madrid dan Real Sociedad sepakat mengesampingkan rivalitas domestik. Kedua klub bersatu untuk memberikan apresiasi kepada Cucurella dan Oyarzabal yang dianggap sebagai bagian dari para pahlawan nasional Spanyol.

Melansir dari laman realmadrid.com, trofi asli Piala Dunia 2026 turut dihadirkan ke atas rumput Santiago Bernabéu sebagai bagian utama dari seremoni. Para pemain Real Madrid dan Real Sociedad kemudian membentuk barisan kehormatan atau guard of honor ketika Cucurella memasuki lapangan sambil membawa trofi emas tersebut.

Momen emosional terjadi ketika Cucurella awalnya menerima pasillo seorang diri. Bek kiri yang baru bergabung dengan Real Madrid dari Chelsea pada musim panas 2026 itu justru mengajak kapten Real Sociedad, Oyarzabal, untuk berdiri bersamanya di tengah lapangan. Cucurella ingin penghormatan tersebut dibagikan kepada Oyarzabal karena keduanya sama-sama ikut mengantarkan Spanyol menjadi juara dunia.

Oyarzabal pun mendapatkan sambutan hangat dari publik Santiago Bernabéu. Penyerang sekaligus kapten Real Sociedad tersebut menjadi salah satu kejutan Spanyol di Piala Dunia 2026 dengan mencetak lima gol sepanjang turnamen. Kontribusinya membuat suporter di Bernabéu memberikan tepuk tangan meriah dan standing ovation sebagai bentuk apresiasi.

Sementara itu, Cucurella juga memiliki peran penting dalam keberhasilan Spanyol. Ia menjadi salah satu pemain yang tak tergantikan dengan selalu tampil sebagai starter dalam seluruh pertandingan Spanyol sepanjang turnamen. Penampilannya di sisi kiri membuatnya menjadi salah satu pilar pertahanan La Roja dalam perjalanan menuju gelar juara dunia.

Tribut di Bernabéu tersebut juga menjadi sorotan karena terjadi di tengah keputusan berbeda yang diambil rival Real Madrid, Barcelona. Klub asal Catalunya itu memilih membatalkan seremoni serupa untuk delapan pemainnya yang menjadi juara dunia sebelum pertandingan melawan Athletic Club. Keputusan tersebut dikaitkan dengan upaya menghindari ketegangan politik dan persoalan keamanan eksternal di Catalunya.

Setelah seremoni berakhir, persaingan di lapangan kembali berlangsung. Oyarzabal tampil sebagai starter untuk Real Sociedad dan memimpin lini depan dalam formasi 4-2-3-1. Namun, pergerakannya mendapat pengawalan ketat dari lini pertahanan Madrid yang diperkuat Ibrahima Konaté dan Dean Huijsen. Ia hanya bermain selama 57 menit sebelum digantikan Orri Óskarsson dan tercatat melepaskan satu tembakan yang belum menemui sasaran.

Cucurella sendiri tidak dimainkan sejak menit awal oleh pelatih José Mourinho. Ia baru masuk pada awal babak kedua, tepatnya menit ke-45, menggantikan Álvaro Carreras. Selama 45 menit berada di lapangan, Cucurella mencatatkan 26 operan akurat dari 29 percobaan, satu tekel sukses, dan satu sapuan. Kehadirannya membuat sisi kiri pertahanan Madrid semakin solid.

Jika seremoni menjadi panggung bagi dua pahlawan Spanyol, pertandingan kemudian menjadi milik Real Madrid. Los Blancos menutup laga dengan kemenangan telak 4-1 atas Real Sociedad, dengan Kylian Mbappé tampil sebagai bintang melalui torehan hat-trick.

Momen di Bernabéu akhirnya menjadi gambaran bahwa rivalitas klub dapat dikesampingkan ketika berbicara mengenai kebanggaan nasional. Cucurella dan Oyarzabal, yang pada malam itu berada di sisi berbeda dalam persaingan La Liga, terlebih dahulu berdiri bersama sebagai dua pemain yang ikut membawa Spanyol meraih kejayaan di Piala Dunia 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....