Zidane Resmi Tangani Timnas Prancis hingga 2030
- 28 Jul 2026 20:55 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Zinedine Zidane akhirnya resmi memulai babak baru dalam perjalanan karier kepelatihannya. Legenda sepak bola Prancis itu diperkenalkan sebagai pelatih baru Timnas Prancis dalam konferensi pers khusus yang digelar di Markas Besar Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Paris, pada Selasa pagi, 28 Juli 2026.
Dikutip dari akun Instagram federasi sepak bola Prancis, Zidane ditunjuk sebagai penerus Didier Deschamps, yang telah menangani Timnas Prancis sejak 2012. Deschamps sebenarnya telah mengumumkan sejak awal 2025 bahwa dirinya akan mengakhiri masa baktinya setelah Piala Dunia 2026 usai.
Pergantian kepemimpinan ini pun menjadi awal era baru bagi Les Bleus dengan harapan mampu mempertahankan status sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Bagi Zidane, jabatan ini bukan sekadar pekerjaan baru, melainkan mimpi yang telah lama ia nantikan. Pria berusia 54 tahun berdarah Aljazair itu mengungkapkan bahwa selama empat hingga lima tahun terakhir ia sengaja menolak berbagai tawaran melatih dari sejumlah klub elite Eropa.
Sejak mengakhiri kiprahnya bersama Real Madrid pada 2021, Zidane memilih menunggu kesempatan untuk menangani Timnas Prancis, karena menurutnya itulah satu-satunya posisi yang benar-benar ingin ia emban sejak kecil.
Keseriusan Federasi Sepak Bola Prancis dalam membangun era baru bersama Zidane juga terlihat dari kontrak jangka panjang yang diberikan. Ia menandatangani kesepakatan berdurasi empat tahun hingga Juni 2030. Dengan masa kerja tersebut,
Zidane diproyeksikan memimpin Prancis dalam tiga turnamen besar, yakni UEFA Nations League 2026/27, Piala Eropa 2028, serta Piala Dunia 2030 yang menjadi target utama Les Bleus.
Dalam membangun fondasi tim, Zidane juga membawa jajaran staf kepelatihan yang sangat lengkap. Sebanyak 25 orang spesialis dari berbagai bidang akan mendukung pekerjaannya di tim nasional. Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah mantan rekan setimnya saat membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 1998, Fabien Barthez, yang dipercaya sebagai pelatih kiper.
Meski seluruh proses administrasi dan penandatanganan kontrak sebenarnya telah rampung pada akhir Juli 2026, FFF sebelumnya menjadwalkan pengumuman resmi kepada publik pada awal September. Namun, konferensi pers perkenalan Zidane pada 28 Juli menjadi momentum penting yang menandai dimulainya secara resmi kepemimpinannya di Timnas Prancis.
Tantangan pertama yang langsung menanti Zidane tidaklah ringan. Les Bleus akan tampil di UEFA Nations League 2026/27 dan tergabung dalam grup yang dihuni Italia, Belgia, serta Turki. Persaingan ketat di fase grup diperkirakan menjadi ujian awal bagi Zidane dalam membangun chemistry tim sekaligus menerapkan filosofi permainan yang selama ini menjadi ciri khasnya.
Sebagai pemain, Zidane dikenal sebagai maestro lapangan tengah dengan visi bermain yang elegan dan kecerdasan luar biasa. Sementara saat menjadi pelatih, ia membuktikan kapasitasnya sebagai sosok yang mampu mengelola ruang ganti bertabur pemain bintang dengan kepemimpinan yang kuat.
Pengalaman itulah yang kini diharapkan mampu membawa Timnas Prancis kembali meraih prestasi di level tertinggi dan membuka lembaran baru yang sukses hingga Piala Dunia 2030.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....