Adab Suami terhadap Istri dalam Membangun Keluarga Sakinah
- 02 Mei 2024 17:45 WIB
- Kediri
KBRN . Kediri: Prof. Dr. Sayyid Muhammad Al-Maliki, ulama besar dari Kota Makkah, dalam bukunya Adabul Islam Fi Nidzaamil Usrah, mengettengahkan adab, etika, dan akhlak pasangan suami dan istri dalam berkeluarga. Dijelaskan dalam bukunya bahwa keduanya sama-sama memiliki kewajiban dan keharusan untuk menjadikan akhlak rumah tangga nabi sebagai pedoman paripurna. Bagi seorang suami, hal pertama yang wajib diketahui dalam mempergauli istri adalah mengedepankan sikap welas asih, cinta, dan kelembutan.
Rujukan yang sama juga digunakan sebagai referensi kajian Islam di RRI Kediri oleh Ustadz Akhid Nasrullah, M.Pd.I, Pengasuh sekaligus Pengelola Pondok Pesantren Bustanul Arifin Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur. Dalam tausiyah Mutiara Pagi edisi Kamis (2/5/2024), ia mengawali kajiannya lewat sebuah mukadimah menarik bahwasanya keluarga sepatutnya menjadi perahu yang dapat membawa ke ridho Allah SWT.
“ Diantara banyaknya adab dan akhlak yang harus terus dimunculkan oleh pasangan suami istri adalah salah satunya mau menanggung perih dan pandai bersenda gurau. Karena pembahasan pagi ini adalah tentang adab suami, mau menanggung perih disini artinya adalah mau menerima semua kekurangan-kekurangan dari pasangan dalam hal ini adalah istri. Jangan sekali-sekali mempermasalahkan kekuangan istri kita, “ kata Ustadz Akhid.
Masih mengacu pada kajian Kitab Adabul Islam Fi Nidzaamil Usrah, Ustadz Akhid menekankan pada pentingnya seorang suami berbelas kasih pada istri dan anak sehingga lebih mampu mengendalikan emosi karena kemampuannya untuk menanggung segala perih yang ada, “ Menggauli istri dengan penuh kebaikan bisa diwujudkan dengan ketika ada ketidakcocokan apapun itu, maka yakinlah bahwa Allah memberi satu harapan bahwa Dia menciptakan kebaikan yang banyak dibalik sesuatu yang dianggap kurang baik, “ jelasnya pada segmen diskusi bersama pendengar interaktif yang turut bergabung melalui sambungan telepon seluler.
Melalui closing statement yang disampaikan menjelang berakhirnya Program Mutiara Pagi, Ustadz Akhid berpesan bahwa ada satu janji yang ditafsirkan oleh Allah SWT, “ Suami yang mau bersabar akan diberikan kebaikan yang banyak, salah satu diantaranya adalah kehadiran anak yang sholeh sholihah. Kemudian, suami yang sering bersenda gurau dengan istrinya, membelai, memeluk, menunjukkan rasa sayang melalui sentuhan-sentuhan fisik yang dilakukan secara tulus ikhlas tanpa paksaan, akan melahirkan kebaikan-kebaikan seperti munculnya energi positif diantara suami dan istri yang bisa membawa ke kebaikan. Hal inilah yang memicu lahirnya energi baru dalam kehidupan rumah tangga, “ ujar Ustadz Akhid seraya mengakhiri kajiannya yang berlangsung selama kurang lebih 60 menit pada Kamis pagi ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....