SDHI Resmi Kelola Bandara Dhoho Kediri Secara Mandiri

  • 03 Okt 2026 17:36 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • PT Surya Dhoho Investama (SDHI) resmi mengelola Bandara Internasional Dhoho Kediri secara mandiri
  • Sebagai bagian dari kawasan Selingkar Wilis, Bandara Dhoho memiliki posisi strategis dalam membuka akses dan menghubungkan berbagai potensi wilayah di Jawa Timur

RRI.CO.ID, Kediri - PT Surya Dhoho Investama (SDHI) resmi mengelola Bandara Internasional Dhoho Kediri secara mandiri. Hal ini setelah memperoleh Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara (DJPU) Nomor KP-DJPU 216 Tahun 2026 dan Sertifikat Standar Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Nomor 81201089920010005.

Dengan diterbitkannya keputusan tersebut, SDHI secara resmi menjalankan pengelolaan dan pengoperasian Bandara Internasional Dhoho Kediri sebagai Badan Usaha Bandar Udara (BUBU). Hal ini menandai babak baru dalam pengembangan bandara kebanggaan warga Kediri tersebut.

Sebelumnya, pengelolaan Bandara Dhoho dilaksanakan melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) antara PT Surya Dhoho Investama dan PT Angkasa Pura Indonesia.

Seiring dengan berakhirnya KSO dan terbitnya Sertifikat BUBU dari Kementerian Perhubungan, selanjutnya pengelolaan dilaksanakan secara mandiri oleh SDHI.

Pada Sabtu, 3 Oktober 2026, Direktur Operasi, Safety dan Pengembangan PT Surya Dhoho Investama, Okky Riana Hartadi, menyampaikan bahwa sertifikat tersebut menjadi tonggak penting bagi perusahaan.

"Perolehan Sertifikat Standar Badan Usaha Bandar Udara menjadi tonggak penting bagi PT Surya Dhoho Investama dalam mengelola Bandara Internasional Dhoho Kediri secara mandiri. Dengan status sebagai BUBU, kami memiliki ruang yang lebih luas untuk mengoptimalkan pengelolaan, mengembangkan layanan, serta merespons kebutuhan pasar dan masyarakat secara lebih cepat dan adaptif," kata Okky Riana Hartadi.

Menurutnya, pengelolaan secara mandiri merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional serta pengembangan bandara secara adaptif dan berkelanjutan.

Sementara itu, salah satu warga Kediri, Rendy, menyambut baik pengelolaan mandiri Bandara Dhoho.

Rendy berharap, dengan status baru ini, jumlah rute penerbangan semakin bertambah dan harga tiket lebih terjangkau.

"Sebagai warga Kediri kami senang pastinya. Harapannya ke depan rute penerbangannya makin banyak, tidak hanya Jakarta saja, dan semoga bisa buka rute internasional juga. Jadi kami tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya kalau mau bepergian," kata Rendy.

Sebagai bagian dari kawasan Selingkar Wilis, Bandara Dhoho memiliki posisi strategis dalam membuka akses dan menghubungkan berbagai potensi wilayah di Jawa Timur. Penguatan konektivitas diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong ekonomi, bisnis, dan pariwisata di wilayah sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....