Produk Kreatif UMKM Kediri Didorong Tembus Pasar Lebih Luas

  • 30 Sep 2026 15:48 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Produk kreatif pelaku UMKM di Kota Kediri didorong menembus pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan promosi digital. Upaya tersebut dilakukan dengan membuka ruang publikasi bagi produk nonkuliner agar semakin dikenal masyarakat sekaligus memiliki peluang menjangkau konsumen di luar pasar lokal.

Program Potensi Karya Kota Kediri atau POKARI menjadi salah satu sarana promosi yang disiapkan Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Komunikasi dan Informatika. Program ini mengangkat produk UMKM nonkuliner melalui konten video singkat yang dipublikasikan di media sosial.

Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri, Sugeng Wahyu Purba Kelana, mengatakan masih banyak produk lokal yang memiliki potensi tetapi belum mendapatkan eksposur secara luas. Menurutnya, media digital dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas pasar.

“Di Kota Kediri banyak produk yang menarik dan memiliki potensi, tetapi belum banyak dikenal masyarakat. Karena itu, promosi melalui media digital penting dilakukan, terutama untuk membantu pelaku usaha muda yang sedang merintis dan mengembangkan bisnisnya,” ujar Sugeng, Rabu, 30 September 2026.

POKARI dikemas dalam video berdurasi maksimal tiga menit dan dipublikasikan melalui sejumlah platform media sosial Pemerintah Kota Kediri, di antaranya Instagram, TikTok, Facebook, serta YouTube Shorts. Sasaran program tersebut adalah UMKM yang menghasilkan produk nonkuliner, seperti kerajinan, hantaran, fesyen, aksesori, dan berbagai produk kreatif lainnya.

Sugeng mengatakan pelaku UMKM yang ingin mendapatkan kesempatan promosi dapat menghubungi akun Instagram Pemerintah Kota Kediri melalui pesan langsung. Produk yang masuk akan diseleksi dan dikurasi sebelum dipilih untuk menjadi materi konten.

“Pelaku UMKM nonkuliner yang ingin produknya kami reviu bisa menghubungi Instagram Pemerintah Kota Kediri melalui DM. Setelah itu, produk akan kami pilih dan kurasi sesuai konsep program, kemudian tim akan datang untuk mengambil materi promosi,” ujarnya.

Ia memastikan proses pengambilan materi hingga pembuatan konten promosi melalui program tersebut tidak dipungut biaya. POKARI juga direncanakan hadir secara rutin setiap bulan sehingga semakin banyak produk lokal yang memperoleh kesempatan dipromosikan.

Menurut Sugeng, perluasan promosi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pengenalan produk, tetapi juga mendorong masyarakat memberikan dukungan terhadap produk buatan pelaku UMKM daerah. “Harapannya, masyarakat semakin tertarik mendukung dan membeli produk karya Kota Kediri. Dengan dukungan tersebut, UMKM dapat terus berkembang dan memiliki kesempatan untuk naik kelas,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....