Puluhan Ribu Warga Kabupaten Kediri Antre Perbaiki Desil

  • 28 Sep 2026 20:40 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Dinas Sosial Kabupaten Kediri mempercepat perbaikan data kemiskinan dengan memberikan pembekalan teknis aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) kepada operator desa
  • Dinsos juga menangani 6.245 penerima bansos yang dihentikan karena terindikasi judi online

RRI.CO.ID, Kediri - Dinas Sosial Kabupaten Kediri mempercepat perbaikan data kemiskinan dengan memberikan pembekalan teknis aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) kepada operator desa. Hal ini seiring ada puluhan ribu warga Kediri yang antre memperbaiki desil mereka.

Pada agenda pembekalan yang digelar di Gedung Bagawanta Bhari, Senin, 28 September 2026, upaya ini menindaklanjuti arahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito menyikapi banyaknya aduan warga soal peringkat desil yang tidak sesuai kondisi riil.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Subur Widono mengatakan, desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi acuan utama penyaluran bansos agar tepat sasaran. Hingga September 2026, tercatat 24.905 warga datang ke desa untuk mengurus perbaikan desil.

"Petugas operator yang ada di desa ini menjadi garda depan, melalui aplikasi SIKS-NG ini mereka dapat mengusulkan pembaruan desil sesuai kondisi riil warga," kata Subur.

Kegiatan pembekalan ini juga diikuti pendamping PKH, Kasi Kesra, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, dengan narasumber dari BPS Kabupaten Kediri.

Subur menambahkan, selain perbaikan desil, Dinsos juga menangani 6.245 penerima bansos yang dihentikan karena terindikasi judi online. Warga yang merasa tidak terlibat bisa mengajukan sanggahan untuk diusulkan kembali.

"Melalui kegiatan ini, kita berharap data kemiskinan yang ada sesuai kondisi riil masyarakat dan penyaluran bansos tepat sasaran," katanya.

Kegiatan pembekalan ini juga diikuti pendamping PKH, Kasi Kesra, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, dengan narasumber dari BPS Kabupaten Kediri.

Subur menambahkan, selain perbaikan desil, Dinsos juga menangani 6.245 penerima bansos yang dihentikan karena terindikasi judi online. Warga yang merasa tidak terlibat bisa mengajukan sanggahan untuk diusulkan kembali.

"Melalui kegiatan ini, kita berharap data kemiskinan yang ada sesuai kondisi riil masyarakat dan penyaluran bansos tepat sasaran," katanya.

Perbaikan desil disambut antusias warga. Salah satunya, warga di Kabupaten Kediri, Ahmad.

"Saya harap masyarakat yang mengalami perubahan desil dapat langsung mengurus ke operator desa. Harapannya, semoga mereka itu bisa dapat bantuan lagi," ujar Dedi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....