Romantisme Puisi Mesin Ketik Klasik Hipnotis Pengunjung CFD Pare

  • 13 Sep 2026 19:00 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Romantisme karya sastra puisi spontan yang ditulis melalui mesin ketik klasik sukses hipnotis pengunjung CFD Pare, Kabupaten Kediri
  • Media kertas berwarna cokelat memberikan sensasi estetika retro yang kuat dan kontras dengan era serba digital saat ini

RRI.CO.ID, Kediri – Romantisme sebuah karya sastra puisi spontan yang ditulis melalui mesin ketik klasik sukses menghipnotis pengunjung Car Free Day (CFD) di Jalan PB Sudirman, Pare, kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu, 13 September 2026. Hal ini terlihat dari sejumlah orang yang mengantre demi memperoleh untaian kata indah yang diketik di selembar kertas.

Di tengah pemandangan hilir mudik pengunjung CFD yang berolahraga pagi maupun berburu aneka kuliner tradisional hingga modern, sebuah lapak sederhana bertuliskan ‘Puisi Spontan’ sukses menyita perhatian publik. Daya tarik lapak yang terletak di sisi selatan koridor CFD Pare ini terletak pada mesin ketik manual keluaran tahun 1970-an yang masih sangat terawat.

Menariknya, selain suara dentangan bel kecil saat tuts besi yang keras mulai ditekan ketika proses pengetikan disertai aroma pita tinta yang khas, kertas berwarna cokelat yang digunakan memberikan sensasi estetika retro yang kuat dan tentu saja kontras dengan era serba digital yang terjadi saat ini.

Proses pembuatan puisi pun terbilang sangat unik dan cenderung personal bagi setiap pengunjung yang datang ke lapak. Sebelum mulai mengetik, penulis dan pengunjung tampak berbincang akrab mengenai suasana hati, perasaan, perjalanan hidup, pengalaman pribadi, hingga untuk siapa puisi ditujukan.

“Senang rasanya bisa memperoleh selembar puisi dengan konsep jadul yang jarang dijumpai di masa sekarang. Kerinduan saya kepada kedua orang tua yang sudah lama tiada, bisa tersampaikan lewat karya sastra,” kata Anindhita Pricilia, pengunjung CFD Pare asal Jombang, Jawa Timur, Minggu pagi.

Menurut perempuan berkacamata berusia 22 tahun ini, ia belum pernah bertemu dengan jasa penulisan puisi spontan yang dapat memberikan pelayanan dalam waktu singkat. “Saya benar-benar kagum. Hanya dengan obrolan santai dan singkat, lahir inspirasi yang dituangkan ke dalam sebuah puisi indah bernilai sastra tinggi,” ujar Dhita, sapaan akrabnya.

Fenomena unik ini merupakan satu bukti bahwa ruang publik seperti CFD Pare tidak hanya menghadirkan sarana olahraga dan peluang meningkatnya perekonomian mikro semata. Kehadiran lapak puisi sukes mengubah wajah sentra hiburan dengan antusiasme pengunjung menjadi panggung literasi bahasa dan sastra jalanan yang inklusif bagi semua kalangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....