Dinamika Adaptasi Warnai Pelaksanaan SR Kediri, Pemkab Fokus Pendampingan

  • 06 Sep 2026 18:06 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Dinamika adaptasi peserta didik menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri. Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Sosial saat ini memprioritaskan pendampingan terhadap peserta didik agar mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dan sistem pendidikan yang dijalankan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Subur Widono, mengatakan saat ini terdapat 455 anak yang tercatat dalam program Sekolah Rakyat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 356 peserta didik menjadi fokus pengoptimalan pendampingan, sedangkan 99 peserta lainnya juga tercatat dalam program.

Menurut Subur, pelaksanaan Sekolah Rakyat masih diwarnai kondisi yang berbeda-beda di antara peserta didik. Sebagian anak sudah dapat merasa nyaman, sementara sebagian lainnya masih membutuhkan pendampingan dalam proses penyesuaian. “Ada dinamika. Ada yang kerasan, ada yang masih perlu didampingi dan sebagainya,” ujar Subur, Minggu, 6 September 2026.

Kondisi tersebut membuat pendampingan tidak hanya diarahkan pada kegiatan pendidikan formal. Dinas Sosial juga memperhatikan kebutuhan peserta didik dalam menjalani proses adaptasi sehingga pelaksanaan program dapat berlangsung secara optimal.

Subur mengatakan, untuk saat ini pihaknya memilih memaksimalkan pendampingan terhadap 356 peserta didik terlebih dahulu. Upaya tersebut dilakukan agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal sebelum dilakukan pengembangan lebih lanjut.

“Sekarang ini kita fokus memaksimalkan sekitar 356 peserta didik itu terlebih dahulu, sehingga ke depan pelaksanaannya bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Di tengah proses tersebut, Pemkab Kediri masih membuka peluang untuk menjangkau calon peserta baru yang memenuhi kriteria Sekolah Rakyat. “Kalau penjaringan sebenarnya sudah tidak. Istilahnya sekarang penjangkauan. Prosesnya sudah lewat, tetapi kami tetap membuka kemungkinan apabila ada anak yang memenuhi kriteria untuk mengikuti Sekolah Rakyat,” katanya.

Menurut Subur, penjangkauan tersebut dilakukan apabila dalam perkembangannya ditemukan anak yang sesuai dengan kriteria program. Dengan demikian, kesempatan untuk memperoleh akses melalui Sekolah Rakyat tetap terbuka, meskipun proses utama penerimaan peserta telah dilalui.

Pelaksanaan Sekolah Rakyat saat ini juga mulai memasuki tahapan pembelajaran dan pendampingan peserta didik. Perhatian pemerintah kemudian diarahkan pada bagaimana peserta dapat mengikuti proses tersebut sesuai kondisi dan kebutuhannya.

Dinas Sosial Kabupaten Kediri terus memantau perkembangan peserta didik, terutama dalam menghadapi proses adaptasi selama mengikuti Sekolah Rakyat. Pendampingan menjadi bagian penting untuk merespons berbagai kondisi yang muncul dalam pelaksanaan program.

Dengan memprioritaskan pendampingan terhadap peserta didik yang telah terdata, Pemkab Kediri tetap membuka ruang penjangkauan bagi anak yang memenuhi kriteria. Evaluasi terhadap dinamika di lapangan menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai kebutuhan peserta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....