Cegah Kecelakaan, KAI Bangun Pos Jaga di 13 Perlintasan Sebidang

  • 31 Agt 2026 20:49 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperkuat komitmen keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat
  • Selain pembangunan fisik, KAI juga membina 52 calon petugas penjaga pintu perlintasan

RRI.CO.ID, Kediri - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperkuat komitmen keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat. Langkah ini direalisasikan melalui percepatan penanganan perlintasan sebidang di sejumlah titik prioritas.

Manajer Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyatakan, keselamatan merupakan prioritas utama operasional perkeretaapian. Penanganan perlintasan sebidang dilakukan secara terukur sesuai kondisi lapangan.

"Setiap lokasi memiliki karakteristik berbeda sehingga penanganannya dilakukan secara terukur. Hal ini agar peningkatan keselamatan dapat berjalan efektif," ujar Tohari, Senin, 31 Agustus 2026.

Pada tahun 2026, jelas Tohari, Daop 7 Madiun mendapat alokasi 13 titik dari total 190 titik program nasional. Pekerjaan difokuskan pada pembangunan fasilitas pos jaga perlintasan sebidang.

Sebanyak 13 lokasi tersebut tersebar di beberapa perlintasan kereta api. Di antaranya jalur Minggiran-Papar, Papar-Purwoasri, Purwoasri-Kertosono, Kras-Ngadiluwih, hingga Caruban-Babadan.

Selain pembangunan fisik, KAI juga membina 52 calon petugas penjaga pintu perlintasan. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesiapan dan kompetensi petugas di lapangan.

Upaya yang dilakukan KAI ini mendapat respon positif dari masyarakat pengguna jalan. Salah seorang warga, Irfan Efendi, menyambut baik langkah percepatan pembangunan pos jaga perlintasan tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat KAI Daop 7 dalam membangun pos jaga ini. Kehadiran pos jaga dan petugas tentu membuat warga merasa lebih aman saat melintas," kata Irfan.

Meski fasilitas ditingkatkan, Tohari mengingatkan efektivitas keselamatan tetap bergantung pada kedisiplinan pengguna jalan. Masyarakat diimbau selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas saat melintas.

"Kedisiplinan bersama seperti berhenti sejenak, tengok kanan-kiri, dan tidak menerobos palang pintu merupakan kunci utama mencegah kecelakaan," kata Tohari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....