Ratusan Peserta di Kediri Ikuti Seleksi Magang Kerja ke Jepang

  • 25 Agt 2026 15:01 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Sebanyak 299 peserta mengikuti seleksi program pemagangan kerja ke Jepang yang dibuka Pemerintah Kabupaten Kediri pada 2026, di Gedung Bagawanta Bhari. Dari jumlah tersebut, 68 peserta merupakan warga Kabupaten Kediri, sementara peserta lainnya berasal dari sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di bawah naungan Asosiasi LPK Bahasa Jepang Jawa Timur.

Seleksi tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja sekaligus meningkatkan keterampilan tenaga kerja usia produktif. Pemerintah Kabupaten Kediri juga memanfaatkan program pemagangan tersebut sebagai bagian dari strategi menekan angka pengangguran.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kediri, Sonny Subroto Maheri Laksono, mengatakan program pemagangan ke Jepang tidak hanya membuka kesempatan memperoleh pengalaman kerja di luar negeri. Peserta juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan menghadapi persaingan kerja.

“Pemerintah Kabupaten Kediri terus berupaya memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pemagangan ke Jepang menjadi salah satu langkah yang kami tempuh untuk mendukung upaya tersebut,” ujar Sonny, Selasa, 25 Agustus 2026.

Berdasarkan data pemerintah daerah, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kabupaten Kediri mengalami penurunan dari 5,10 persen pada 2024 menjadi 4,71 persen pada 2025. Pemkab Kediri berharap akses terhadap peluang kerja dan peningkatan kompetensi dapat terus diperluas.

Sonny menambahkan, pengalaman selama mengikuti pemagangan di Jepang diharapkan dapat membentuk tenaga kerja yang terampil, disiplin, dan mampu bersaing secara global. Penghasilan yang diperoleh selama berada di Jepang juga diharapkan dapat dimanfaatkan secara produktif setelah peserta kembali ke daerah.

“Pengalaman kerja di Jepang diharapkan tidak hanya menambah keterampilan dan wawasan. Pendapatan yang diperoleh peserta juga bisa menjadi modal untuk dikembangkan menjadi usaha produktif setelah mereka kembali ke Kabupaten Kediri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, menjelaskan proses seleksi dilakukan melalui sistem boarding di Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Bogo, Kecamatan Plemahan. Peserta menjalani beberapa tahapan untuk mengukur kemampuan dasar dan kesiapan mengikuti program.

Tahapan tersebut meliputi tes matematika dasar, tes kesamaptaan, serta wawancara. Peserta yang memenuhi persyaratan teknis akan melanjutkan ke proses seleksi berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Untuk jumlah peserta yang nantinya diterima, semuanya mengikuti persyaratan teknis yang telah ditentukan. Mereka yang memenuhi dan lolos seleksi akan melanjutkan ke tahapan berikutnya,” kata Ibnu.

Program pemagangan tersebut diharapkan dapat memberikan akses pengalaman kerja internasional bagi masyarakat usia produktif. Setelah kembali, keterampilan dan pengalaman yang diperoleh peserta diharapkan dapat dimanfaatkan untuk bekerja maupun mengembangkan usaha di Kabupaten Kediri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....