Hadapi Era Disrupsi, Gesit SMANSA dan RRI Cetak Jurnalis Muda Kompeten
- 22 Agt 2026 13:41 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Puluhan pelajar sangat antusias mengikuti Diklat dan Reorganisasi Anggota Gesit SMANSA SMA Negeri 1 Pare, Kabupaten Kediri
- Kegiatan ini menjadi pintu gerbang bagi anggota baru untuk mengenal nilai dasar, kedisiplinan, dan wawasan di dunia jurnalistik yang menjadi ciri khas Gesit SMANSA demi menghadapi tantangan era disrupsi
RRI.CO.ID, Kediri - Puluhan pelajar sangat antusias mengikuti Diklat dan Reorganisasi Anggota Gesit SMANSA SMA Negeri 1 Pare, Kabupaten Kediri. Kegiatan ini menjadi pintu gerbang bagi anggota baru untuk mengenal nilai dasar, kedisiplinan, dan wawasan di dunia jurnalistik yang menjadi ciri khas Gesit SMANSA demi menghadapi tantangan era disrupsi.
Pada agenda yang terlaksana Sabtu, 22 Agustus 2026, terlihat animo peserta dalam mengikuti setiap materi secara serius. Materi dimulai dari dasar Menulis Berita yang disampaikan Jurnalis RRI.CO.ID, RRI Kediri, Ayu Citra.
Selain itu ada materi seputar informasi divisi di Gesit yang disampaikan perwakilan Gesit SMANSA Pare, Asfa Abdia Purwa Sabrina serta Nayla Faizura Khakim. Ayu Citra menyatakan, dalam diklat ini peserta dibekali pemahaman jurnalistik secara menyeluruh. Mulai dari teknik menulis berita, etika di lapangan, hingga cara menyajikan informasi yang benar.
"Kami ingin adik-adik belajar jurnalistik secara menyeluruh. Tidak hanya bisa menulis, tapi juga paham pentingnya memegang teguh Kode Etik Jurnalistik (KEJ) agar setiap berita yang dihasilkan bertanggung jawab dan bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan bisa memilah informasi hoax," ujar Ayu.
Ketua Pelaksana Diklat dan Reorganisasi, Indah Kusuma Wardani mengatakan, kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter anggota baru yang tangguh dan bertanggung jawab terhadap setiap divisi tentang kejurnalistikan. "Kami ingin anggota baru Gesit SMANSA tidak hanya pintar di lapangan, tapi juga punya mental, dan loyalitas. Diklat ini jadi fondasi mereka sebelum terjun ke kegiatan selanjutnya," kata Indah.
Menurut Indah, materi yang diberikan dikemas secara teori dan praktik agar peserta lebih mudah memahami. Evaluasi juga dilakukan di setiap sesi untuk melihat perkembangan peserta.
"Total peserta ada 35 orang, mulai dari kelas X dan XI, yang mana pada diklat tahun ini jumlah mereka lebih banyak. Alhamdulillah antusiasnya sangat tinggi, apalagi mereka juga sudah menyiapkan materi jauh hari, seperti menyusun mading, dan tugas lainnya," kata Indah.
Salah satu peserta Diklat, Orlin Radela Nitya, mengaku senang bisa mengikuti diklat ini. Ia menyebut kegiatan tersebut sangat menantang sekaligus menambah banyak pengalaman baru.
"Saya sangat bahagia bisa ikut Diklat pada tahun kedua ini, sebab teman-teman dan kakak panitia dan pemateri menyenangkan. Materinya seru, ada praktik lapangan juga, sehingga jadi lebih paham tentang cara kerja jurnalis pada era kekinian," kata Orlin.
Orlin berharap, setelah diklat ini ia bisa menjadi anggota yang aktif dan bisa berkontribusi untuk kegiatan jurnalistik yang sering dilakukan Gesit SMANSA. "Saya percaya materi dan praktik lapangan yang dihadirkan kakak Gesit, serta pemateri dari RRI Kediri bisa menambah wawasan. Bahkan menjadi bekal bagi saya, yang memang ingin berkiprah sebagai presenter," kata Orlin.
Hadir memberi dukungan kepada peserta Diklat dan Reorganisasi, Pembina Gesit SMANSA Pare Kabupaten Kediri, Rina Septi Maharani. Ia mengemukakan, proses reorganisasi juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Struktur kepengurusan baru dibentuk untuk memastikan roda organisasi berjalan lebih efektif ke depan.
"Regenerasi di Gesit SMANSA harus berjalan lancar agar program kerja mereka di sekolah bisa terus berlanjut dan memberi dampak positif," kata Rina.
Rina optimistis, dengan semangat dan antusiasme tinggi dari anggota baru, Gesit SMANSA Pare meyakini bisa terus menjadi wadah pembinaan karakter pelajar yang peduli dengan perkembangan lingkungan sekolah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....