Menjelang Muktamar NU 35, RSUD Jombang Perkuat Layanan Kesehatan
- 21 Agt 2026 19:58 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - RSUD Jombang memperkuat layanan kesehatan menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, 27–31 Agustus 2026. Penguatan layanan mencakup kesiapan tenaga medis, posko kesehatan, hingga mini ICU bergerak untuk mengantisipasi kebutuhan medis selama muktamar berlangsung.
Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran, mengatakan rumah sakit menyiapkan mini ICU bergerak untuk mendukung pengamanan kesehatan tamu VVIP selama rangkaian muktamar. Unit tersebut dilengkapi peralatan kegawatdaruratan dan tenaga medis yang disiapkan untuk memberikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat.
Selain itu, RSUD Jombang menyiapkan suite room sebagai fasilitas perawatan lanjutan apabila tamu VVIP membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. “Kami menyiapkan mini ICU yang akan mengikuti mobilitas tamu VVIP selama muktamar. Kami juga menyediakan suite room apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk penanganan medis lanjutan,” ujar Pudji, Jumat, 21 Agustus 2026.
Penguatan layanan juga dilakukan melalui penempatan tenaga medis di posko kesehatan yang berada di kawasan Muktamar. Posko tersebut akan melayani peserta dan penggembira yang membutuhkan pemeriksaan maupun penanganan kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Pudji mengatakan peserta yang membutuhkan perawatan lebih lanjut akan dirujuk ke RSUD Jombang. Mekanisme rujukan disiapkan agar pasien dengan kondisi yang membutuhkan fasilitas lebih lengkap dapat segera memperoleh penanganan.
“Pelayanan kesehatan akan kami berikan melalui posko yang tersedia. Apabila ada peserta yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, kami siap merujuknya ke RSUD Jombang,” katanya.
Meski jumlah kunjungan pasien diperkirakan meningkat selama Muktamar, RSUD Jombang memastikan pelayanan bagi masyarakat umum tetap berjalan. Manajemen rumah sakit menilai kapasitas tempat tidur yang tersedia masih mencukupi sehingga belum diperlukan penambahan tempat tidur.
Untuk pembiayaan, peserta Muktamar diharapkan memanfaatkan kepesertaan BPJS Kesehatan. Pemerintah Kabupaten Jombang juga menyiapkan skema pembiayaan bagi peserta yang belum memiliki jaminan kesehatan melalui penyesuaian kebijakan Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jamkesmaskin).
Diharapkan seluruh peserta telah memiliki perlindungan BPJS sebelum mengikuti Muktamar. Namun, peserta yang belum memiliki jaminan kesehatan tetap akan mendapatkan pelayanan sesuai kebijakan pemerintah daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....