Kapolres Kediri Kota Ajak BEM Jaga Kediri Tetap Kondusif
- 18 Agt 2026 18:48 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, mengajak mahasiswa berkolaborasi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Kapolres Kediri Kota, AKBP Kresno Wisnu Putranto, mengajak mahasiswa berkolaborasi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Kediri. Ajakan itu disampaikan saat menerima audiensi BEM Kediri Raya di Ruang Bale Sekartaji Polres Kediri Kota, Selasa, 18 Agustus 2026.
Dalam pertemuan sekitar satu jam tersebut, hadir Wakapolres Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif, dan Kanit III Sat Intelkam Ipda Didik Tarwanto.
Dari pihak mahasiswa, Koordinator Daerah BEM Kediri Raya (BKR), Faiq Taufiqurrohman hadir bersama perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di Kota Kediri. Kapolres Kediri Kota, AKBP Kresno menyatakan, pihaknya menyambut baik silaturahmi ini dan menekankan pentingnya komunikasi harmonis antara kepolisian dan mahasiswa.
"Kami berharap teman-teman bisa berkolaborasi menciptakan situasi Kota Kediri yang kondusif," katanya.
AKBP Kresno menegaskan, kepolisian siap mengawal setiap penyampaian aspirasi di muka umum, asalkan dilakukan sesuai aturan perundang-undangan. Ia memandang mahasiswa sebagai bagian penting dari kontrol sosial.
"Kami alat negara mengawal kebijakan pemerintah. Teman-teman mahasiswa pengendali kebijakan. Jika ada kebijakan yang kurang tepat, sampaikan pendapat. Itu bagian dari demokrasi," katanya.
Ia mengingatkan, agar aksi penyampaian pendapat tidak ditunggangi pihak lain yang berpotensi memicu kericuhan. "Mari jaga komunikasi. Kalau ada penumpang gelap yang memicu gesekan, kita identifikasi bersama," katanya.
Dalam audiensi ini, tampak mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi. Di antaranya terkait penanganan unjuk rasa, kebijakan pemerintah pusat, pembangunan jalan tol Kediri, hingga persoalan sosial kemasyarakatan.
Koordinator BKR, Faiq Taufiqurrohman mengatakan, dinamika aksi mahasiswa di Kediri pada Agustus tahun lalu. Sementara perwakilan mahasiswa, Richardo meminta, kepolisian memberikan pengamanan agar aksi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Menanggapi hal itu, Kapolres Kediri kembali menegaskan komitmennya saat menyampaikan aspirasi di muka umum. Ia juga mengajak semua pihak melakukan introspeksi dan membangun komunikasi dua arah.
"Kalau kami salah, ingatkan kami. Kediri ini kota yang guyub dan ramah. Sayang kalau dirusak segelintir orang," katanya.
Pada kesempatan ini, BEM Kediri Raya mengapresiasi keterbukaan Kapolres. Mereka berharap kolaborasi dengan kepolisian terus diperkuat demi menjaga Kediri, tetap damai dan memastikan suara mahasiswa sampai ke pemerintah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....