BMKG Catat 15 Titik Panas Muncul di Kediri Raya

  • 07 Agt 2026 10:38 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri mencatat sebanyak 15 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kediri Raya pada Kamis, 6 Agustus 2026. Berdasarkan pemantauan BMKG, titik panas tersebut tersebar di empat kabupaten/kota dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Nganjuk.

Data BMKG menunjukkan Kabupaten Nganjuk menjadi wilayah dengan titik panas paling banyak, yakni delapan titik. Sementara Kabupaten Trenggalek menempati urutan kedua dengan empat titik panas yang terpantau pada hari yang sama.

Di wilayah Kediri, masing-masing Kota Kediri dan Kabupaten Kediri tercatat memiliki satu titik panas. Sedangkan Kabupaten Tulungagung juga terdeteksi satu titik panas. Adapun Kota Blitar dan Kabupaten Blitar tidak ditemukan titik panas berdasarkan hasil pemantauan BMKG.

Titik panas merupakan indikasi adanya suhu permukaan yang lebih tinggi dibandingkan wilayah di sekitarnya berdasarkan pantauan satelit. Meski demikian, keberadaan hotspot belum tentu menunjukkan adanya kebakaran hutan maupun lahan dan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut di lapangan.

Informasi titik panas ini menjadi salah satu dasar bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama pada musim kemarau. Pemantauan secara berkala juga dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi di masing-masing wilayah.

BMKG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah secara sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan kejadian kebakaran kepada pihak berwenang agar dapat segera ditangani.

Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri akan terus memperbarui informasi titik panas di wilayah Kediri Raya sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi. Informasi terbaru dapat diakses masyarakat melalui kanal resmi BMKG Kediri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....