Jalan Urip Sumoharjo Ditutup, Warga Dirikan Warkop 'Tengah Jalan' Dadakan
- 07 Agt 2026 06:16 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Jalan Urip Sumoharjo Ditutup, Warga Dirikan Warkop 'Tengah Jalan' Dadakan
- Sensasi menyeruput kopi hangat di atas marka jalan utama kota sembari berbincang santai menjadi daya tarik utama
RRI.CO.ID, Kediri – Penutupan Jalan Urip Sumoharjo, Kota Kediri, Jawa Timur selama proyek pembangunan Jembatan Kaliombo menghadirkan inspirasi wirausaha bagi warga sekitar. Sejumlah pemuda memanfaatkan kawasan pusat Kota Kediri yang biasanya padat lalu lintas dengan mendirikan warung kopi dadakan di tengah jalan.
Pemandangan unik dan tidak biasa mulai terlihat sejak material proyek diturunkan dan akses kendaraan roda empat sepenuhnya dialihkan. Di luar prediksi, warga dengan cerdik dan kreatif menyulap area steril seputar proyek Kaliombo menjadi tempat nongkrong yang nyaman bagi pengguna jalan yang melintas.
“Awalnya diskusi di grup WhatsApp bareng teman-teman. Mereka banyak menyayangkan kalau penutupan jalan beberapa bulan ini dilewatkan begitu saja tanpa menghasilkan cuan (red. uang),” kata Rendy, pemuda 26 tahun pemilik warung kopi dadakan di Jalan Urip Sumoharjo yang tidak jauh dari Alun-Alun Kota Kediri ini, Kamis malam, 6 Agustus 2026.
Bermodalkan meja kayu, kursi, terpal, tikar lesehan, hingga peralatan pembuat kopi sederhana, warung kopi tengah jalan pun kini resmi beroperasi. Tidak dipungkiri, sensasi menyeruput kopi hangat di atas marka jalan utama kota sembari berbincang santai menjadi daya tarik utama yang belum tentu dapat ditemukan di tempat lain.
Antusiasme masyarakat bisa dikatakan sangat positif sehingga membuat warung kopi dadakan yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi proyek Kaliombo ini selalu ramai dikunjungi setiap malam. Pembeli tidak hanya datang dari lingkungan sekitar, tetapi juga para pengendara mobil atau motor yang sengaja menepi untuk menikmati secangkir kopi dalam suasana langka.
“Aktivitas warkop sama sekali tidak mengganggu jalannya proyek pembangunan Jembatan Kaliombo karena operasional kami hanya di malam hari. Pekerja proyek juga beberapa sering pesan kopi ketika istirahat,” ujar Rendy seraya menambahkan bahwa warkop miliknya turut menyediakan aneka camilan dan mi instan dengan harga terjangkau.
Fenomena warkop dadakan tengah jalan di Jalan Urip Sumoharjo Kota Kediri menjadi bukti nyata bagaimana masyarakat era sekarang mampu beradaptasi secara positif terhadap perubahan lingkungan. Kreativitas tanpa batas para pemuda yang aktif, produktif, dan inovatif telah sukses mengubah kendala penutupan jalan menjadi peluang usaha yang menguntungkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....