Tahun Ajaran Baru, RRI Kediri Kembali Bina Ekskul Jurnalistik di SMADHAWA

  • 31 Jul 2026 17:00 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik binaan RRI Kediri kembali digelar di SMA Dharmawanita 1 Pare Boarding School pada awal tahun ajaran 2026/2027. Program tersebut menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat kompetensi dasar jurnalistik sekaligus membekali peserta didik dengan kemampuan menghasilkan karya informasi yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah etik.

Pembinaan perdana dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026 bersama anggota ekstrakurikuler Warta SMADHAWA. Kegiatan ini menandai dimulainya kembali pendampingan yang secara rutin dilakukan RRI Kediri kepada para siswa dalam mengembangkan keterampilan jurnalistik di lingkungan sekolah.

Pada pertemuan awal tersebut, peserta memperoleh pengenalan mengenai peran jurnalistik di era digital, fungsi media sebagai penyampai informasi kepada masyarakat, serta tanggung jawab seorang jurnalis dalam menjaga akurasi dan kredibilitas pemberitaan.

Selain penyampaian materi, siswa juga diajak memahami proses dasar produksi berita, mulai dari menentukan nilai berita, teknik menggali informasi, hingga menyusun naskah yang memenuhi prinsip jurnalistik. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjadi bekal sebelum peserta melakukan praktik peliputan secara langsung.

Koordinator RRI Kediri, Ricki Anggoro, mengatakan pembinaan ini merupakan bentuk komitmen RRI dalam mendukung peningkatan literasi media di kalangan pelajar. Menurutnya, sekolah menjadi ruang yang tepat untuk menumbuhkan minat siswa terhadap dunia jurnalistik sejak dini.

"Melalui pembinaan ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa jurnalistik bukan hanya tentang menulis berita, tetapi juga membangun sikap kritis, kemampuan memverifikasi informasi, dan tanggung jawab dalam menyampaikan fakta kepada publik," ujar Ricki.

Ia menambahkan, kemampuan tersebut menjadi semakin penting di tengah derasnya arus informasi digital yang menuntut masyarakat lebih cermat dalam membedakan informasi yang benar dengan informasi yang belum terverifikasi.

"Harapannya, para siswa tidak hanya mampu menghasilkan karya jurnalistik yang baik, tetapi juga menjadi generasi yang memiliki literasi media, mampu berpikir objektif, dan bijak dalam menggunakan maupun menyebarkan informasi," jelasnya.

Selama satu tahun ajaran, pembinaan akan dilakukan secara bertahap melalui penyampaian materi, diskusi, praktik peliputan, teknik wawancara, penulisan berita, hingga evaluasi hasil karya peserta.

“Dengan pola tersebut, siswa diharapkan memperoleh pengalaman yang lebih komprehensif mengenai proses kerja jurnalistik yang bisa mereka bawa untuk bekal di masa depan,” ucapnya.

Melalui pembinaan berkelanjutan tersebut, RRI Kediri berharap ekskul Warta SMADHAWA mampu menjadi wadah pengembangan potensi siswa di bidang jurnalistik sekaligus melahirkan karya-karya pemberitaan yang informatif, berimbang, serta berkontribusi dalam membangun budaya literasi di lingkungan sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....