Sebanyak 70 Capaskib Kota Kediri 2026 Segera Jalani Pemusatan Latihan
- 30 Jul 2026 21:35 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Sebanyak 70 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaskib) Kota Kediri tahun 2026 dipastikan segera menjalani pemusatan latihan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepastian tersebut diperoleh setelah seluruh peserta mengikuti tahap tantingan yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Kediri, pada Kamis, 30 Juli 2026, di Ruang BKPSDM, sebagai tahapan akhir untuk memastikan kesiapan fisik, mental, dan komitmen peserta sebelum memasuki masa pelatihan intensif.
Pelaksana Tugas Kepala Bakesbangpol Kota Kediri, Samsul Bahri, mengatakan kegiatan tantingan menjadi momen untuk memastikan seluruh peserta siap mengikuti pemusatan latihan yang dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 15 Agustus di Lapangan Brawijaya. Selain mengevaluasi kondisi kesehatan peserta, tahapan ini juga memastikan tidak ada calon Paskibraka yang mengundurkan diri.
"Tantingan menjadi tahapan akhir untuk memastikan kesiapan seluruh calon Paskibraka. Alhamdulillah, seluruh peserta menyatakan siap mengikuti pemusatan latihan pada 1 sampai 15 Agustus. Kondisi ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena kali ini tidak ada satu pun peserta yang mengundurkan diri," ujar Samsul Bahri.
Menurut Samsul, seluruh peserta nantinya akan menjalani pelatihan intensif sebelum bertugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 RI. Setelah pemusatan latihan selesai, para calon Paskibraka dijadwalkan mengikuti prosesi pengukuhan pada 15 Agustus, kemudian melaksanakan gladi dan persiapan akhir sehari berikutnya.
Samsul menambahkan, seluruh proses seleksi Paskibraka tahun ini tetap mengacu pada ketentuan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Tahapan seleksi meliputi administrasi, Tes Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), pemeriksaan kesehatan, parade Peraturan Baris Berbaris (PBB), tes kesamaptaan jasmani, hingga seleksi kepribadian melalui wawancara.
"Seluruh tahapan seleksi dilakukan melalui aplikasi Transparansi Paskibraka. Mulai proses pendaftaran, unggah dokumen sampai hasil penilaian dapat diakses secara terbuka sehingga seluruh proses berlangsung transparan," jelas Samsul.
Salah satu calon Paskibraka Kota Kediri, Ali Solahudin, siswa SMA Negeri 7 Kota Kediri, mengaku telah mempersiapkan diri sejak jauh hari untuk mengikuti seluruh rangkaian seleksi. Keinginannya menjadi anggota Paskibraka didorong oleh tekad membanggakan kedua orang tua sekaligus mewujudkan impian yang telah lama ia tanamkan.
"Sejak masih di bangku SMP saya rutin berlatih melalui sepak bola dan futsal untuk menjaga kebugaran. Saya juga memperdalam materi TWK dan TIU sebagai bekal seleksi. Meski sempat merasa gugup, saya terus meyakinkan diri bahwa kesempatan ini merupakan jawaban atas doa yang selama ini saya panjatkan," ucap Ali.
Adapun, tahun ini lebih dari 400 pelajar SMA dan MA di Kota Kediri telah mengikuti seleksi Paskibraka. Setelah melalui seluruh tahapan dengan sistem gugur, terpilih 72 peserta yang terdiri atas 36 putra dan 36 putri. Sebanyak 70 peserta akan bertugas sebagai Paskibraka Kota Kediri, sedangkan dua peserta terbaik dipercaya mewakili daerah pada seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....