Cafe Dengan View Estetik Tepi Sungai Menjamur di Kediri

  • 09 Jul 2026 15:43 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Cafe Dengan View Estetik Tepi Sungai Menjamur di Kediri
  • Dengan pergeseran tren gaya hidup masyarakat yang ingin memperoleh ketenangan di tengah hiruk pikuk kota, eksistensi café berkonsep alam akan bertahan lama

RRI.CO.ID, Kediri – Café yang menjadi tempat nongkrong anak muda dengan view estetik berada di tepian sungai kini mulai menjamur di Kota Kediri, Jawa Timur. Bahkan tidak jarang di antara sekumpulan anak muda yang duduk santai ngopi dan memanfaatkan fasilitas WiFi, terdapat juga pengunjung yang datang bersama keluarga untuk sekedar family time bersama.

Tren café estetik dengan pemandangan sungai dan hamparan persawahan sedang berkembang pesat di Kota Kediri beberapa tahun belakangan. “Konsep yang ramai sekarang memadukan desain modern minimalis dengan suasana pedesaan. Meski di wilayah kota, warga bisa memperoleh suasana asri dan sejuk,” kata Firman, pemilik salah satu café di Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri, Kamis, 9 Juli 2026.

Tidak dipungkiri, Kota Kediri dengan sebutan ‘Kota Tahu’ memang memiliki banyak potensi yang menjanjikan dan menarik untuk dieskplorasi. Selain sungai jernih dengan bebatuan yang masih alami, hamparan sawah dengan pepohonan yang semakin memperindah view serba hijau, pemandangan Gunung Klotok dan Gunung Wilis juga banyak dilirik warga.

“Di Kaliombo saja, ada tiga café dengan konsep sama yang menawarkan konsep outdoor, pemandangan sungai, sawah, dan pohon bambu yang rindang. Belum yang ada di wilayah lain. Orang sudah mulai jenuh dengan tempat santai berkonsep modern karena kehidupan saat ini sudah serba canggih,” ujar Firman kepada RRI Kediri, Kamis sore.

Uniknya, area sungai dan persawahan yang tidak jauh dari rel kereta api juga tidak luput dari incaran para pegiat bisnis kuliner dengan konsep café modern minimalis. Menikmati secangkir kopi dan aneka camilan, merasakan sejuknya angin sepoi-sepoi, berada jauh dari keramaian, dan melihat kereta api melintas dari kejauhan, adalah suasana damai yang dicari banyak orang.

“Satu lagi, masyarakat di era sekarang lebih tertarik dengan tempat nongkrong yang menyediakan rooftop di lantai atas. Selain lebih privasi, pegunjung lebih leluasa mengeksplorasi lebih banyak spot foto estetik dari ketinggian,” ucap Firman yang telah memulai bisnis kulinernya sejak tahun 2020 ini.

Dengan pergeseran tren gaya hidup masyarakat yang ingin memperoleh ketenangan di tengah hiruk pikuk kota, eksistensi café berkonsep alam akan bertahan lama. Kehadiran Bandara Internasional Dhoho Kediri dan peningkatan infrastruktur daerah diproyeksikan menarik banyak wisatawan sehingga ruang usaha kuliner memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....