Investasi Industri Dorong Penyerapan Tenaga Kerja di Jombang

  • 30 Jun 2026 19:48 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Rencana pengembangan investasi sektor industri di Kabupaten Jombang diproyeksikan membuka ribuan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Jombang menilai masuknya investasi tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga menjadi peluang untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.

Salah satu perusahaan yang tengah memperluas investasinya adalah PT Camino Industrial Indonesia. Perusahaan tersebut berencana membangun pabrik baru di Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, di atas lahan seluas 10,3 hektare.

Apabila beroperasi penuh, fasilitas baru itu diperkirakan mampu menyerap hingga 6.900 tenaga kerja. Pada tahap awal, perusahaan akan membuka kebutuhan sekitar 200 tenaga jahit, 20 teknisi injection, serta tenaga assembling dari lulusan SMA maupun SMK.

Selain PT Camino, PT Cheil Jedang Indonesia (CJI) juga menyiapkan pengembangan kapasitas produksinya melalui pembangunan gedung produksi baru. Perluasan tersebut didukung tambahan lahan seluas lima hektare yang telah dipersiapkan sejak 2018.

Dengan sistem produksi berbasis otomatisasi, perusahaan memperkirakan akan menambah sekitar 50 tenaga kerja untuk mendukung operasional fasilitas baru. Jombang juga menjadi salah satu daerah yang masuk dalam kajian manajemen pusat CJI di Korea Selatan untuk pengembangan investasi berikutnya.

Bupati Jombang, Warsubi, menegaskan pemerintah daerah akan terus menciptakan iklim investasi yang kondusif agar pelaku usaha merasa nyaman mengembangkan usahanya di Jombang.

“Manfaat investasi harus dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat melalui terbukanya kesempatan kerja,” ujarnya, Selasa, 30 Juni 2026.

Warsubi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Jombang siap memfasilitasi dan mengawal setiap proses pengembangan investasi agar berjalan dengan baik, sehingga peluang kerja bagi warga terus bertambah.

“Kebutuhan tenaga kerja yang cukup besar dari sektor industri harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia. Karena itu, masyarakat diharapkan terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan agar mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha yang semakin berkembang,” jelasnya.

Menurut Warsubi, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor industri menjadi salah satu strategi untuk memperkuat perekonomian daerah.

“Dengan semakin banyak investasi yang terealisasi, diharapkan kesempatan kerja semakin luas, angka pengangguran dapat ditekan, dan kesejahteraan masyarakat Jombang ikut meningkat,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....