Pemkab Jombang Komitmen Lampaui Target Realisasi Investasi 2026

  • 27 Jun 2026 20:13 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan komitmennya untuk melampaui target realisasi investasi tahun 2026 yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar Rp2,56 triliun. Optimisme tersebut didasarkan pada capaian investasi pada triwulan pertama yang telah melampaui target berkala, sekaligus diperkuat dengan berbagai strategi untuk menarik lebih banyak investor.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jombang, Bayu Pancoroadi, mengatakan realisasi investasi hingga triwulan pertama mencapai Rp896 miliar. Nilai tersebut melampaui target berkala sebesar Rp640 miliar dan menjadi indikator positif bagi pencapaian target investasi sepanjang tahun.

"Kami melihat capaian pada awal tahun ini sebagai sinyal yang baik. Dengan realisasi investasi yang sudah melampaui target triwulan pertama, kami optimistis target tahunan sebesar Rp2,56 triliun dapat dicapai, bahkan berpeluang terlampaui," ujar Bayu, Sabtu, 27 Juni 2026.

Untuk mempertahankan tren tersebut, DPMPTSP Jombang menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya memperkuat promosi potensi investasi melalui berbagai platform digital, memperluas jejaring dengan calon investor, serta meningkatkan pendampingan dan percepatan pelayanan perizinan agar proses investasi berjalan lebih efektif.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jombang juga memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui penandatanganan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) percepatan investasi antara DPMPTSP Kabupaten Jombang dan DPMPTSP Provinsi Jawa Timur. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam pengembangan iklim investasi daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Jombang Salmanudin menilai investasi bukan sekadar upaya meningkatkan nilai ekonomi daerah, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

"Kami ingin memastikan Jombang terus menjadi daerah yang terbuka bagi investasi. Potensi yang dimiliki akan terus kami dorong melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, kepastian regulasi, kemudahan perizinan, serta penyediaan infrastruktur yang mendukung kegiatan usaha," ujar Salmanudin.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mengedepankan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jombang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....