SMA Budi Utomo Jadi Penyumbang Mahasiswa Baru PTN Terbanyak di Jombang
- 24 Jun 2026 21:17 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - SMA Budi Utomo Gadingmangu, Kecamatan Perak, menjadi salah satu sekolah penyumbang mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) terbanyak di Kabupaten Jombang pada tahun ajaran 2025/2026. Sebanyak 137 siswa sekolah tersebut berhasil diterima di berbagai PTN melalui jalur seleksi prestasi maupun tes.
Jumlah tersebut menempatkan SMA Budi Utomo di jajaran sekolah dengan tingkat kelulusan PTN tertinggi di Kabupaten Jombang. Bahkan, untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sekolah ini tercatat berada di peringkat kedua dengan jumlah siswa diterima terbanyak.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat SMA Budi Utomo Gadingmangu, Abdul Aziz Kusaini, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara bertahap sejak siswa masih berada di kelas 11.
"Tahun ajaran 2025/2026 menjadi salah satu capaian yang membanggakan bagi kami. Sebanyak 137 siswa berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui berbagai jalur penerimaan yang tersedia," ujar Aziz, Rabu, 24 Juni 2026.
Dari total tersebut, sebanyak 56 siswa diterima melalui jalur SNBP, 22 siswa melalui jalur prestasi lainnya, 10 siswa melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), serta 49 siswa melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan seleksi mandiri.
Jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan peserta didik tingkat akhir yang mencapai 530 siswa, angka penerimaan tersebut setara dengan sekitar 25 persen lulusan yang berhasil melanjutkan pendidikan ke PTN.
Menurut Aziz, sekolah telah menyiapkan sejumlah program pendampingan akademik guna meningkatkan peluang siswa diterima di perguruan tinggi negeri. Program tersebut diberikan jauh sebelum masa pendaftaran dimulai.
"Pendampingan sudah kami lakukan sejak kelas 11. Siswa yang berpotensi mengikuti jalur prestasi maupun jalur tes mendapatkan bimbingan secara berkala agar lebih siap menghadapi proses seleksi," katanya.
Selain pendampingan internal, sekolah juga menggandeng lembaga bimbingan belajar untuk memperkuat kesiapan siswa menghadapi persaingan masuk perguruan tinggi. "Kami bekerja sama dengan sejumlah mitra pendidikan dan menyediakan waktu belajar tambahan agar siswa dapat fokus mempersiapkan diri menghadapi SNBP maupun SNBT," jelasnya.
Meski telah mencatatkan capaian yang cukup tinggi, pihak sekolah menargetkan hasil yang lebih baik pada tahun ajaran berikutnya. Fokus utama diarahkan pada peningkatan jumlah siswa yang lolos melalui jalur prestasi. "Kami ingin jumlah siswa yang diterima melalui jalur SNBP terus meningkat. Untuk tahun depan, target yang kami pasang sedikitnya 150 siswa dapat lolos melalui jalur tersebut," kata Aziz.
Ia menambahkan, sekolah juga akan terus memperkuat pembinaan pada seluruh jalur masuk perguruan tinggi agar semakin banyak lulusan yang dapat melanjutkan pendidikan ke PTN.
"Harapan kami, persentase siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri dapat terus bertambah setiap tahun. Ke depan, kami ingin angka keterterimaan bisa mencapai separuh hingga tiga perempat dari total siswa yang lulus," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....