Tantangan Efisiensi, Pemkab Kediri Dorong Inovasi Intensifkan PAD
- 24 Jun 2026 03:39 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri terus mendorong inovasi mengintensifkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal tersebuit dilakukan untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah ditengah tantangan efisiensi.
Komitmen ini disampaikan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menjawab pandangan umum fraksi terhadap penjelasan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kediri, Selasa, 23 Juni 2026.“Kemandirian fiskal akan terus diupayakan melalui peningkatan PAD,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kediri terus berupaya secara terencana untuk meningkatkan PAD, melalui intensifikasi dan penggalian potensi PAD. Termasuk kemudahan pelayanan pembayaran pajak secara online, optimalisasi database potensi PAD, pajak dan retribusi daerah.
“Kemudian, sosialisasi perda tentang pajak dan retribusi daerah, meningkatkan pengawasan melalui digitalisasi pelaporan pajak daerah oleh wajib pajak daerah. Serta evaluasi dan penyesuaian regulasi BUMD dalam rangka meningkatkan pendapatan,” ucapnya.
Menurut Bupati Kediri, BUMD milik Pemerintah Kabupaten Kediri, yakni Margomulyo, Canda Bhirawa dan PDAM, saat ini tengah mengalami kekosongan jabatan direktur. “Ini akan kita isi dengan orang-orang yang berani menandatangani kontrak kinerja, jika dalam kurun waktu sekian tidak bisa memenuhi target, ya maka akan mundur dengan sendirinya,” kata Mas Dhito.
Melalui strategi peningkatan PAD tersebut diharapkan pemerintah daerah dapat mencapai kemandirian fiskal. Yang menjadi fondasi dalam memaksimalkan program pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat merupakan tantangan besar bagi Pemerintah daerah di Indonesia, dalam menjalankan pembangunan dan pelayanan publik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....