Menjelang Tahun Ajaran Baru, Persiapan Sekolah Rakyat Jombang Masuki Tahap Akhir
- 24 Jun 2026 03:36 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, persiapan operasional Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Jombang memasuki tahap akhir. Pemerintah daerah kini mempercepat berbagai tahapan transisi, termasuk pembentukan tim khusus untuk mengawal perpindahan siswa dan sarana pendidikan ke gedung baru di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang.
Langkah percepatan ini dilakukan menyusul arahan Kementerian Sosial (Kemensos) yang meminta seluruh daerah penyelenggara memastikan kesiapan operasional sebelum 14 Juli 2026. Sekolah Rakyat Jombang sendiri menjadi salah satu dari 178 satuan pendidikan yang ditargetkan mulai aktif secara nasional pada tahun ajaran tersebut.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menyampaikan bahwa tim transisi dibutuhkan untuk memastikan seluruh proses perpindahan berjalan tertib, terkoordinasi, serta memiliki landasan administratif yang kuat. Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan layanan pendidikan tidak terganggu saat peralihan lokasi.
“Pemerintah daerah diminta segera membentuk tim transisi agar proses pemindahan peserta didik maupun aset dapat berjalan tertib, terarah, dan memiliki kepastian hukum,” ujarnya, Selasa, 23 Juni 2026.
Agus menambahkan, tahapan persiapan telah disusun secara rinci mulai dari pembagian rapor, penetapan siswa baru, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pengecekan kesiapan gedung dan mobilisasi tenaga pendidik. Seluruh rangkaian tersebut ditargetkan rampung sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
“Seluruh tahapan sudah dijadwalkan secara berurutan dan ditargetkan selesai sebelum tahun ajaran baru dimulai pada 14 Juli,” katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang, Andik Minarto, menjelaskan bahwa proses kenaikan kelas bagi siswa telah selesai dilaksanakan. Sebanyak 100 peserta didik tingkat SMP dan SMA dipastikan naik kelas setelah memenuhi seluruh kriteria penilaian akademik dan non-akademik. “Untuk jenjang SMP, siswa kelas VII naik ke kelas VIII. Sedangkan tingkat SMA, dari kelas X naik ke kelas XI,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru Sekolah Rakyat yang berada di bawah tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum masih terus berjalan. Pihak sekolah dijadwalkan melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan infrastruktur sebelum proses pemindahan dilakukan. “Kami merencanakan pengecekan ke lokasi pada awal Juli untuk memastikan kesiapan gedung sebelum digunakan untuk kegiatan belajar,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Jombang berharap seluruh proses transisi dapat berjalan sesuai rencana sehingga Sekolah Rakyat dapat mulai beroperasi tepat waktu tanpa kendala berarti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....