Munas-Konbes NU 2026 di Kediri Jadi Magnet Ekonomi

  • 18 Jun 2026 16:28 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2026 dipastikan menjadi momentum strategis bagi pertumbuhan ekonomi daerah
  • Tidak hanya sebagai forum keagamaan dan organisasi, kegiatan ini juga menjadi peluang emas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional

RRI.CO.ID, Kediri – Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2026 dipastikan menjadi momentum strategis bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Ribuan peserta yang hadir dalam event berskala nasional ini diyakini akan memberikan efek berkelanjutan, khususnya bagi sektor perhotelan, pariwisata, hingga pelaku UMKM di Kediri.

Agenda Munas-Konbes NU dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 22 Juni 2026. Pembukaan acara akan digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Sementara itu, pusat persidangan hingga penutupan akan dilaksanakan di Kabupaten Bangkalan, Madura, dengan agenda penutupan pada 23 Juni 2026.

Marketing Communications Favehotel Kediri, Mohamad Ikwanudin, menyampaikan optimisme terhadap dampak positif yang akan dirasakan sektor perhotelan. Menurutnya, tingkat hunian kamar hotel diprediksi meningkat signifikan, terutama pada pertengahan Juni 2026 seiring kedatangan peserta dari berbagai daerah.

"Event ini memberi manfaat luas bagi hotel dan sektor pariwisata Kediri. Okupansi kamar dipastikan naik karena banyak tamu dari luar daerah yang membutuhkan akomodasi," ujar Mohamad Ikwanudin, Kamis, 18 Juni 2026.

Tidak hanya sektor perhotelan, Ikwanudin juga menilai kegiatan ini akan meningkatkan citra Kediri sebagai kota religius yang ramah bagi wisatawan. Kehadiran ribuan tamu diharapkan menjadi sarana promosi efektif bagi potensi wisata lokal.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee Munas-Konbes NU yang juga Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, membenarkan, bahwa acara ini akan dihadiri ribuan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari pejabat pemerintah tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, organisasi masyarakat, hingga tokoh nasional.

"Keberadaan Munas-Konbes NU ini pasti berdampak positif bagi ekonomi Kediri. Kami optimis perputaran ekonomi masyarakat akan meningkat," kata Gus Ipul.

Lebih lanjut, Gus Ipul menambahkan, bahwa dalam rangkaian kegiatan juga akan digelar pameran produk UMKM lokal. Hal ini diharapkan mampu menjadi ajang promosi sekaligus meningkatkan penjualan produk-produk unggulan daerah.

"Mari kita dukung produk lokal. Ini kesempatan besar bagi pelaku UMKM untuk naik kelas," katanya.

Selain itu, Gus Ipul juga mengajak seluruh masyarakat Kediri untuk turut berperan aktif menyambut para tamu dengan baik. Menurutnya, keramahan masyarakat akan menjadi kesan positif yang melekat bagi para peserta yang datang.

"Mari kita sambut Munas-Konbes NU dengan suka cita dan tunjukkan keramahan kita sebagai warga Kediri," katanya.

Dengan skala kegiatan yang besar dan melibatkan ribuan peserta, Munas-Konbes NU 2026 diprediksi menjadi salah satu event terbesar di Kediri tahun ini. Tidak hanya sebagai forum keagamaan dan organisasi, kegiatan ini juga menjadi peluang emas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....