Banyak SPPG Vakum, Harga Daging Ayam di Jombang Turun Drastis

  • 15 Jun 2026 12:44 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Banyaknya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sementara tidak beroperasi diduga berdampak pada anjloknya harga daging ayam ras di Kabupaten Jombang. Pantauan di Pasar Legi Jombang, harga ayam potong kini hanya Rp28.000 per kilogram, turun cukup tajam dibandingkan sepekan lalu yang masih berada di kisaran Rp32.000 per kilogram.

Meski demikian, pergerakan dilaporkan masih bersifat fluktuatif dengan perubahan harga berkisar Rp1.000 hingga Rp3.000 per kilogram setiap hari. Bahkan dalam kondisi tertentu, harga ayam dapat berubah antara pagi dan sore hari mengikuti dinamika permintaan di pasar.

Salah satu pedagang ayam di Pasar Legi Jombang, Syarif Hidayatullah, mengatakan penurunan harga sudah berlangsung hampir sepekan. Menurutnya, kondisi pasar saat ini dipengaruhi oleh melemahnya permintaan dari sejumlah konsumen skala besar.

"Selama beberapa hari terakhir harga ayam terus bergerak turun. Sempat menyentuh Rp25.000 per kilogram. Terus naik lagi. Sekarang Rp 28.000. Perubahannya memang fluktuatif. Turun maupun naik bisa di rentang Rp1.000 sampai Rp3.000 dalam sehari karena mengikuti kondisi pasar dan jumlah pembeli," kata Syarif, Senin, 15 Juni 2026.

Ia menilai berkurangnya aktivitas sejumlah dapur SPPG menjadi salah satu faktor yang memengaruhi permintaan ayam potong di Jombang. Selama ini dapur MBG menjadi salah satu pembeli dalam jumlah besar, sehingga ketika sebagian dapur tidak beroperasi, penyerapan ayam dari pasar ikut menurun.

“Kalau untuk stoknya aman. Malah ini lebih banyak. Makanya kita akhirnya juga menyesuaikan sama permintaan pasar biar perputaran barang tetap bisa jalan dan ayam tidak terlalu lama tersimpan,” ujarnya.

Bagi pedagang, kondisi ini membuat keuntungan menurun karena margin penjualan ikut tergerus akibat penyesuaian harga dari distributor maupun peternak, “Harapannya harga itu bisa segera normal lagi,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....