Gali Potensi Siswa, SMPK Mardi Wiyata Optimalkan Ekstra Seni Budaya
- 11 Jun 2026 12:17 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Gali Potensi Siswa, SMPK Mardi Wiyata Optimalkan Ekstra Seni Budaya
- Seni budaya, dua elemen penting yang memunculkan beragam potensi terpendam siswa sehingga memberikan value lebih
RRI.CO.ID, Kediri – SMPK Mardi Wiyata Kediri, Jawa Timur mengoptimalkan ekstra seni budaya sebagai pilar penting untuk siswa dalam menggali dan mengeksplorasi berbagai potensi diri. Hal ini disampaikan oleh Agnes Dyah Tri, Waka Humas SMPK Mardi Wiyata Kediri dalam Program Dialog Interaktif ‘Kediri Menyapa Pagi’, Kamis, 11 Juni 2026.
“Melalui kegiatan ekstrakurikuler, siswa tidak hanya berkesempatan menggali beragam potensi yang ada, melainkan juga tumbuh dalam dinamika kebersamaan yang menumbuhkan empati dan disiplin berbalut aktivitas menyenangkan sesuai bakat dan minat mereka,” kata Agnes, sapaan akrabnya, di awal sesi perbincangan live studio bersama RRI Kediri, Kamis pagi.
SMPK Mardi Wiyata Kediri saat ini membagi ekstrakurikuler siswa dalam dua jenis kegiatan, yakni ekstra wajib dan pilihan. Untuk ekstra wajib, siswa diharuskan mengikuti ekstra public speaking, Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, jurnalistik, leadership training, dan examine batin. Menurut Agnes, seluruh siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ekstra dengan antusias tinggi.
Sementara itu, kegiatan ekstrakurikuler di SMPK Mardi Wiyata juga tersedia dalam aktivitas pilihan yang terbagi dalam bidang seni dan olahraga, seperti sanggar seni teater, tari tradisional, tari modern, cheerleader dance, band, vokal, futsal, basket, dan karate yang turut menyumbang prestasi membanggakan di Provinsi Jawa Timur.
“Seiring dengan banyaknya manfaat yang diperoleh siswa dengan adanya ekstrakurikuler, tentunya tantangan juga kami hadapi, seperti sejumlah wali murid yang memiliki pandangan bahwa kegiatan ekstrakurikuler kurang memiliki peran kuat dalam mendukung prestasi akademik siswa,” ujar Agnes.
Komitmen SMPK Mardi Wiyata Kediri tidak hanya berfokus pada eksplorasi potensi siswa di sekolah saja, melainkan turut berpartisipasi aktif dalam sejumlah event publik, seperti penampilan pagelaran seni budaya di Dhoho Car free Day yang memperoleh apresiasi tinggi dari Dinas Pendidikan Kota Kediri.
Agnes meyakini bahwa setiap anak memiliki kecerdasan dan potensi masing-masing yang unik sehingga dibutuhkan wadah untuk memupuk dan mengembangkannya melalui ekstrakurikuler. Seni budaya merupakan dua elemen penting yang akan memunculkan beragam potensi terpendam siswa sehingga memberikan value lebih di masa tumbuh kembang mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....