Pengrajin Rambak Sapi Jaga Autentisitas Produk demi UMKM Naik Kelas

  • 09 Jun 2026 19:30 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Pengrajin Rambak Sapi Jaga Autentisitas Produk demi UMKM Naik Kelas
  • Rambak ‘Pak Djarwo’ tetap lestari dan semakin berkembang di 2026

RRI.CO.ID, Kediri – Pengrajin rambak sapi asal Desa Sembung, Kabupaten Tulungagung, secara konsisten menjaga anutentisitas atau keaslian produk demi UMKM naik kelas. Hal ini disampaikan oleh Kasmi, Sekretaris Forum IKM Kabupaten Tulungagung, dalam dialog interaktif Program Beranda Asta Cita ‘UMKM’, Selasa, 9 Juni 2026.

Bersama suami tercinta, Jarwo, Kasmi sukses melestarikan dan mengembangkan wirausaha kerupuk rambak sapi legendaris yang dikenal sebagai salah satu ikon oleh-oleh khas Kota Marmer, sebutan untuk Tulungagung. Terus bergerak, berinovasi, menjaga kontinuitas dan konsistensi adalah kunci keberhasilan mereka yang terhitung lebih dari satu dekade menjalankan bisnisnya.

“Kami melanjutkan apa yang dulu pernah dijalankan oleh orang tua, namun kami merupakan perintis, bukan pewaris. Kami memulai semuanya dari nol karena regulasi dan dinamika wirausaha terus mengalami perubahan dan perkembangan,” kata Kasmi yang berprofesi sebagai seorang pengajar Akuntansi dan Kewirausahaan di SMKN 1 Boyolangu, Tulungagung, Selasa sore.

Tidak dipungkiri, Sembung merupakan kawasan yang terkenal dengan sentra industri dan oleh-oleh yang telah dijalankan secara turun-temurun. Sementara itu, dengan jumlah pelanggan yang sudah menjangkau kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Malang, Rambak ‘Pak Djarwo’ yang dikelola oleh Kasmi termasuk salah satu yang paling terkemuka di Tulungagung.

“Kuncinya adalah konsistensi menjaga kualitas produk dengan menggunakan bahan baku premium. Kami menggunakan kulit sapi jantan pilihan dan minyak kelapa berkualitas ekspor untuk proses penggorengan,” ujar Kasmi seraya berpesan untuk tidak mengurangi takaran atau mengubah jenis bahan baku karena hal ini akan mempengaruhi kepercayaan konsumen.

Di pertengahan segmen, Kasmi menambahkan bahwa kelengkapan legalitas juga menentukan seberapa besar kepercayaan publik terhadap produk usaha apapun. “Selain terus berinovasi dan menjaga kualitas, produk rambak sapi kami telah memiliki izin resmi dan sertifikasi halal. Hal ini penting untuk memperluas pasar, menjaga kepercayaan, dan menjamin kenyamanan pelanggan,” ucapnya.

Melalui closing statementnya, Kasmi mengajak pelaku UMKM bidang wirausaha makanan dan minuman terus aktif mengikuti pelatihan-pelatihan. “Upgrade ilmu itu penting. Terlebih lagi Pemkab Tulungagung melalui Disperindag, Dinas Peternakan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Koperasi memfasilitasi berbagai pelatihan untuk menjadikan para pelaku indsutri kreatif berkembang dan naik kelas,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....