Pasokan Berkurang Harga Cabai Rawit Naik Rp6.000

  • 02 Jun 2026 06:05 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Adanya penurunan pasokan dari 11 Ton dihari sebelumnya, menjadi 8 Ton pada hari ini, mangakibatkan harga cabai rawit merah naik sekitar Rp6.000 per kilogram. Hal tersebut berdasarkan rilis harga aneka cabai di Pasar Induk Pare, dari Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri, Senin, 1 Juni 2026.

Harga Cabai Rawit Merah (CRM) varietas Brengos 99 rata-rata Rp47.000 naik Rp6.000 menjadi Rp53.000 per kilogram. Cabai rawit jenis Asmoro 043 harga ditingkat grosir yaitu Rp45.000 naik Rp6.000 menjadi Rp51.000 per kilogram.

Sedangkan cabai rawit merah jenis Prentol Tumi 99 harga Rp40.000 naik Rp5.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. Dan cabai rawit merah jenis Juwita 25 F1 harga Rp40.000 naik Rp5.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.

“Harga cabai rawit merah dan cabai merah besar naik karena pasokan berkurang, sedangkan harga cabai merah keriting dan pasokan masih tetap,” ucap Suyono, Ketua APCI Kabupaten Kediri. Untuk harga komoditas Cabai Merah Besar (CMB) jenis Gada EVO rata-rata Rp43.000 naik Rp2.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.

Cabai merah besar jenis Imola harga Rp41.000 naik Rp2.000 menjadi Rp41.000 per kilogram dan cabai besar jenis Sandi 08 harga Rp39.000 naik Rp2.000 menjadi Rp41.000 per kilogram. Sementara harga Cabai Merah Keriting (CMK) untuk varietas Boos Tavi harga Rp38.000 per kilogram.

Dan cabai merah keriting jenis Sibad 46 dengan harga di pasar induk Pare sekitar Rp36.000 per kilogram. “Penyerapan cabai pada sektor industri, cabai merah besar sebanyak 1 Ton, cabai merah keriting sebanyak 0,7 Ton dan cabai rawit merah sebanyak 2 Ton,” ujarnya.

Pasokan aneka jenis cabai di Pasar Induk Pare, untuk cabai merah besar dari wilayah Kediri dan Malang sebanyak 4 Ton. Untuk pasokan cabai merah keriting dari wilayah lokal Kediri dan Blitar sebanyak 1,5 Ton dan pasokan cabai rawit merah dari wilayah Kediri sebanyak 8 Ton.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....