Transformasi BUMD Jadi Fokus Penguatan Ekonomi Jombang
- 31 Mei 2026 14:57 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang menempatkan transformasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat perekonomian daerah. Upaya tersebut diarahkan agar perusahaan daerah mampu meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus memberikan layanan yang lebih kompetitif dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Transformasi dinilai penting mengingat peran BUMD tidak hanya sebagai entitas bisnis milik pemerintah daerah, tetapi juga sebagai instrumen yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas akses layanan publik, dan menciptakan peluang usaha baru di daerah. Bupati Jombang, Warsubi, mengatakan perusahaan daerah harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Karena itu, peningkatan kinerja dan inovasi menjadi hal yang tidak dapat ditawar jika BUMD ingin memberikan dampak nyata bagi masyarakat. "BUMD harus bergerak lebih progresif dan menghasilkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Keberadaannya harus mampu mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat ekonomi lokal," ujarnya, Minggu, 31 Mei 2026.
Menurut Warsubi, penguatan tata kelola perusahaan menjadi salah satu fondasi utama dalam proses transformasi tersebut. Prinsip transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, dan independensi harus diterapkan secara konsisten agar perusahaan daerah dapat tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan.
Selain tata kelola, inovasi juga menjadi faktor penting yang harus dikembangkan oleh setiap BUMD. Perusahaan daerah dituntut mampu menghadirkan layanan maupun produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan pasar.
"Setiap perusahaan daerah perlu memiliki terobosan yang jelas. Inovasi menjadi modal penting agar BUMD mampu bersaing sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Pada sektor perbankan daerah, misalnya, pengembangan layanan digital dan perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dinilai menjadi peluang untuk memperkuat peran ekonomi daerah. Sementara pada sektor layanan air minum, peningkatan kualitas pelayanan dan efisiensi operasional masih menjadi fokus yang perlu terus diperbaiki.
Di sisi lain, perusahaan daerah yang bergerak pada sektor usaha dan perkebunan juga didorong untuk mengoptimalkan potensi aset yang dimiliki. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan baru sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Warsubi menegaskan bahwa keberhasilan transformasi BUMD akan berpengaruh langsung terhadap kemampuan daerah dalam meningkatkan PAD. Semakin baik kinerja perusahaan daerah, semakin besar pula kontribusinya terhadap pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik.
"Kami ingin BUMD menjadi penggerak ekonomi daerah yang kuat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi yang terus meningkat dari tahun ke tahun," ucapnya.
Saat ini, sejumlah BUMD di Jombang bergerak pada sektor perbankan, penyediaan air minum, usaha daerah, dan perkebunan. Transformasi yang dilakukan di berbagai sektor tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing perusahaan sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....