Harga Sembako di Jombang Mulai Stabil usai Iduladha 1447 H
- 30 Mei 2026 20:54 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Jombang mulai menunjukkan tren normal pasca perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Setelah sempat mengalami fluktuasi menjelang hari raya akibat meningkatnya permintaan masyarakat, sebagian besar komoditas kini berangsur stabil seiring lancarnya distribusi dan mencukupinya pasokan di pasar tradisional.
Berdasarkan pemantauan harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional serta data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, sebagian besar komoditas strategis masih berada pada level yang relatif terkendali. Harga beras premium tercatat sekitar Rp15.000 hingga Rp16.000 per kilogram, sedangkan beras medium berada di kisaran Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram dan relatif stabil dalam beberapa pekan terakhir.
Meski demikian, beberapa komoditas hortikultura masih menunjukkan harga yang relatif tinggi. Cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas yang belum sepenuhnya kembali normal akibat pasokan dari daerah sentra produksi yang belum pulih optimal. Harga cabai rawit merah masih bertahan di kisaran Rp70.000 per kilogram, lebih tinggi dibanding harga normal yang biasanya berada pada kisaran Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram.
Selain cabai rawit merah, bawang merah juga masih mengalami penyesuaian harga. Saat ini bawang merah dijual sekitar Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram. Meski demikian, kenaikannya tidak terlalu signifikan dan cenderung stabil dibandingkan kondisi menjelang Iduladha. Pedagang menyebut pasokan bawang merah mulai membaik sehingga tekanan kenaikan harga berangsur mereda.
Untuk bawang putih, harga berada di kisaran Rp38.000 hingga Rp42.000 per kilogram. Sementara gula pasir konsumsi dijual sekitar Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram dan masih tergolong stabil.
Sementara itu, harga minyak goreng baik curah maupun kemasan sederhana terpantau relatif stabil. Minyak goreng curah dijual sekitar Rp17.000 hingga Rp18.000 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan sederhana berada pada kisaran Rp18.000 hingga Rp20.000 per liter. Ketersediaan stok di tingkat distributor maupun pedagang pasar masih mencukupi sehingga belum terjadi gejolak harga yang signifikan.
Di sisi lain, sejumlah komoditas protein hewani justru mengalami penurunan harga setelah momen Iduladha. Harga daging ayam ras saat ini berada di kisaran Rp32.000 hingga Rp35.000 per kilogram, turun dibanding beberapa pekan sebelumnya yang sempat menyentuh Rp38.000 per kilogram. Sementara telur ayam ras dijual sekitar Rp26.000 hingga Rp28.000 per kilogram, lebih rendah dibanding saat menjelang hari raya yang mencapai Rp.29.000 hingga Rp.31.000 per kilogramnya.
Anni Mustofiroh, salah seorang pedagang sembako di Pasar Legi Jombang, mengatakan aktivitas perdagangan mulai kembali normal setelah lonjakan permintaan menjelang Iduladha.
"Kalau dibandingkan sebelum hari raya, sekarang pembelian sudah lebih stabil. Beberapa barang memang masih ada yang harganya tinggi seperti cabai, tetapi sebagian besar kebutuhan pokok sudah kembali normal," ujarnya, Sabtu, 30 Mei 2026.
Menurutnya, pasokan barang dari distributor juga lebih lancar sehingga pedagang tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh stok seperti yang biasa terjadi menjelang hari besar keagamaan.
"Barang yang datang sekarang lebih mudah didapat. Stok beras, gula, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya cukup tersedia sehingga harga relatif stabil," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....