Pemkab Kediri Targetkan Bongkar Ratoon Tebu di Lahan 7.000 Hektare
- 29 Mei 2026 22:03 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan Program Bongkar Ratoon atau peremajaan lahan tebu dapat terlaksana di areal seluas 7.000 hektare
- Program bongkar ratoon pada tahun ini lebih luas, jika dibandingkan pencapaian tahun 2025, sebanyak 1.306 hektare
RRI.CO.ID, Kediri - Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan Program Bongkar Ratoon atau peremajaan lahan tebu dapat terlaksana di areal seluas 7.000 hektare.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Kediri, melalui Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, pada Jumat, 29 Mei 2026.
Dewi menyebutkan, besaran lahan tebu tersebut, merupakan bagian dari keseluruhan luasan lahan tanaman tebu di Kabupaten Kediri yang mencapai 22.000 hektare.
"Program bongkar ratoon pada tahun ini lebih luas, jika dibandingkan pencapaian tahun 2025, sebanyak 1.306 hektare," kata Dewi.
Wabup Kediri juga menambahkan, dengan luasan lahan tebu itu, maka diyakini Kabupaten Kediri kini menyandang predikat sebagai salah satu penopang gula Nasional.
"Apalagi hal itu ditunjang, oleh kinerja wilayah ini sebagai daerah dengan capaian program bongkar ratoon tebu terluas di Indonesia," ungkap Dewi.
Sebelumnya, saat melakukan kunjungan kerja di Pabrik Gula Ngadirejo Kabupaten Kediri, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga menyampaikan, apresiasi atas tingginya aktivitas pengiriman tebu.
"Hal tersebut menjadi bukti, dari besarnya antusias petani dan tingginya produktivitas musim panen pada tahun ini," kata Gubernur Khofifah.
Diketahui, Pabrik Gula Ngadirejo Kediri, merupakan salah satu unit usaha strategis, milik PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), dan sekaligus pabrik gula dengan kapasitas penggilingan terpasang 7.000 Ton Cane Per Day/TCD (Ton Tebu Per Hari).
Bahkan, pada musim giling 2025, pabrik itu juga berhasil menyelesaikan penggilingan sebanyak 10,6 juta kuintal tebu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....