KAI Madiun Beri Tarif Khusus bagi Lansia

  • 29 Mei 2026 19:05 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang diperingati setiap tanggal 29 Mei, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan ramah bagi para pelanggan lansia
  • KAI menyelaraskan semangat pelayanan dengan tema nasional HLUN 2026, yaitu 'Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh'

RRI.CO.ID, Kediri - Bertepatan dengan momen Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang diperingati setiap tanggal 29 Mei, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan ramah bagi para pelanggan lanjut usia.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menyampaikan, bahwa momentum HLUN tahun ini menjadi pengingat pentingnya memberikan perhatian khusus kepada para lansia dalam mengakses fasilitas publik, terutama moda transportasi kereta api.

"Peringatan HLUN ini sebagai wujud dukungan KAI terhadap masyarakat, khususnya usia lanjut, bahwa kereta api merupakan moda transportasi yang inklusif dan ramah terhadap lansia," kata Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari dalam keterangannya, Jumat, 29 Mei 2026.

Tohari menyebutkan, tujuan lain dari peringatan HLUN ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kepedulian dan partisipasi dalam menjaga kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup lansia, khususnya saat melakukan perjalanan dengan transportasi umum.

"Tak hanya itu, sebagai bentuk apresiasi nyata yang berkelanjutan maka KAI telah menetapkan hak reduksi atau potongan harga tiket Kereta Api Jarak Jauh sebesar 20 persen bagi pelanggan lansia yang berusia 60 tahun atau lebih," kata Tohari.

Ia menjelaskan, potongan harga ini berlaku setiap hari untuk seluruh perjalanan KA Jarak Jauh Komersial, dengan proses registrasi yang cukup dilakukan satu kali untuk seterusnya. Adapun Tata Cara Pendaftaran Reduksi Lansia, dilakukan paling lambat H-2 sebelum keberangkatan kereta, registrasi hanya dapat dilakukan di Customer Service stasiun setempat, sesuai jam pelayanan, dilakukan oleh penumpang bersangkutan dengan membawa bukti identitas asli yang masih berlaku.

Selain itu, tambah Tohari, dapat diwakilkan kepada orang lain dengan membawa bukti identitas asli dan pas foto milik penumpang yang akan didaftarkan. Lalu, wajib melengkapi data nama, alamat, nomor identitas, dan nomor telepon. Jika penumpang tidak memiliki nomor telepon, kolom tersebut diisi dengan nomor identitas.

"Reduksi lansia akan tetap berlaku selama masih diatur dalam Syarat dan Tarif Angkutan Kereta Api Penumpang, dan setelah data reduksi teregistrasi, penumpang dapat melakukan pemesanan tiket di loket atau melalui aplikasi Access by KAI," katanya.

Adapun syarat dan ketentuan Pelayanan Reduksi, rinci Tohari, pembelian tiket dengan tarif reduksi dapat dilakukan langsung pada aplikasi Access by KAI. Bahkan, dapat juga dilayani di loket stasiun dengan menyebutkan nama, nomor telepon, atau nomor identitas, dan menunjukkan identitas asli (bukan fotokopi atau scan), serta bukti identitas asli yang digunakan harus masih berlaku sesuai ketentuan reduksi.

"Pada kereta api yang sama, satu penumpang hanya berhak atas satu tiket dengan tarif reduksi, dan tarif reduksi tidak berlaku pada kereta api jarak dekat, Luxury (Sleeper), Compartment, Panoramic, Priority, Imperial, dan kereta wisata lainnya, serta saat proses boarding dan pemeriksaan di atas KA, penumpang wajib menunjukkan identitas asli atas hak reduksi tersebut," ungkapnya.

Tohari mengemukakan, pada peringatan tahun ini, KAI menyelaraskan semangat pelayanan dengan tema nasional HLUN 2026, yaitu 'Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh' menjadi fondasi bagi KAI Daop 7 Madiun untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang inklusif, memastikan bahwa keterbatasan usia tidak menjadi halangan untuk menikmati mobilitas yang aman.

"Dengan mengusung tema tersebut, pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa kesejahteraan suatu bangsa tidak hanya diukur dari generasi mudanya, tetapi juga dari bagaimana negara menghormati warga masyarakat yang sudah memasuki masa lansia—mereka yang telah berkontribusi sepanjang hidupnya," ujarnya.

Ia melanjutkan, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas ramah lansia, mulai dari kursi roda bantuan, petugas yang siap sedia, hingga kemudahan aksesibilitas di lingkungan stasiun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....