BMKG Prediksi Puncak Kemarau Terjadi pada Agustus

  • 27 Mei 2026 18:22 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak kemarau terjadi pada Agustus 2026. BMKG juga menilai musim kemarau tahun ini datang lebih cepat dan akan lebih lama. Dengan durasi panjang ini, otomatis curah hujan di wilayah Indonesia termasuk Jawa Timur menjadi sedikit.

"Puncak kemarau akan terjadi pada Agustus dengan durasi yang lebih panjang. Curah hujan akan mengikuti, lebih sedikit dibanding normalnya. Untuk itu masyarakat harus waspada dan bersiap menghadapi El Nino" tulis akun BMKG.

El Nino adalah fenomena pemanasan suhu muka laut yang berdampak pada pola perubahan iklim. Di Indonesia, El Nino umumnya menyebabkan berkurangnya curah hujan, sehingga musim kemarau lebih panjang dan kering. Dampak dari setiap peristiwa El Nino juga bergantung pada intensitas, durasi, waktu perkembanganya, dan interaksi dengan mode variabilitas iklim lain.

Jika mengacu pada data perubahan per April 2026, El Nino di semester II akan terjadi dengan intensitas lemah dan moderat. Terdapat peluang kecil (

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....