Pemkot Kediri Salurkan 25 Hewan Kurban

  • 27 Mei 2026 08:20 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Pemerintah Kota Kediri menyalurkan sebanyak 25 hewan kurban pada momentum Iduladha 2026. Rinciannya, 10 ekor sapi dan 15 ekor kambing kurban. Selain itu terdapat 27 kambing lainnya yang merupakan hasil gotong-royong seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota.

Dikutip dari laman resmi Pemkot Kediri, hewan-hewan tersebut akan disalurkan kepada Masjid-masjid lingkungan masyarakat sekitar tinggal dan tersebar di seluruh Kota Kediri. Selain itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, juga menyalurkan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto.

Sapi tersebut merupakan jenis sapi simental dengan bobot 880 kilogram. Bantuan diserahkan ke Masjid Darun Najah, Kelurahan Bandar Kidul, Kota Kediri. Sementara sapi milik Pemerintah Kota dengan jenis peranakan Ongole (PO) dengan bobot 600 kilogram disalurkan ke Masjid Agung Kota Kediri.

Sapi PO adalah potong lokal hasil persilangan antara pejantan Sumba Ongole (India) dan betina sapi Jawa. Sapi ini sangat populer untuk diternakkan dan dijadikan hewan kurban di Indonesia karena memiliki adaptasi yang sangat baik di iklim tropis.

Dikenal sebagai sapi dengan daging yang berkualitas dan unggul dan tahan penyakit. Sementara sapi jenis Simental adalah sapi dengan pertumbuhan yang cepat. Sapi jenis ini merupakan dwiguna. Sapi bisa menghasilkan susu dan daging. Secara morfologi, sapi simental memiliki ciri tidak berpunuk dan tidak bergelambir.

"Penyaluran ini bertujuan untuk memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat, khususnya pada momen Hari Raya Iduladha yang identik dengan nilai kepedulian dan berbagi," kata Vinanda.

Supaya manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, Mbak Wali berharap panitia penyelenggara penyembelihan hewan kurban, harus memastikan prosesnya berjalan sesuai syariat islam dan pendistribusiannya berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.

"Saya titip pesan kepada panitia penyelenggara, memastikan seluruh prosesnya tepat, mulai dari penyembelihan hingga distribusi. Harapannya, daging kurban bisa memberikan manfaat serta membawa kebahagiaan bagi masyarakat Kota Kediri, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan," ucap Mbak Wali.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri sebelumnya juga telah melakukan sidak ke sejumlah tempat jualan hewan kurban maupun peternak untuk memastikan calon hewan kurban dan kondisi baik. Pemeriksaan kesehatan atau ante mortem dilakukan sejak 18 hingga 26 Mei 2026. Pemeriksaan dilakukan dengan pengamatan pada kondisi mata, bulu, hingga memastikan tidak ada cacat tubuh. Tujuannya memastikan ternak yang diperjualbelikan sehat dan bebas penyakit, termasuk zoonosis.

DKPP juga melakukan pemeriksaan post mortem berupa pemeriksaan pada organ-organ hewan. Lokasi yang telah diperiksa juga mendapat label atau stiker penanda bahwa hewan kurban tersebut sudah dalam pemantauan pihak DKPP dan sudah dilakukan check and control menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....