Idul Adha, Santri Pawai Obor dan Kirab Gunungan Sayur

  • 27 Mei 2026 01:02 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Untuk memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H, ratusan santri Masjid Al Mubarok, Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur menggelar pawai obor
  • Adapun setelah takbir keliling kampung, diketahui, gunungan sayuran langsung menjadi rebutan warga saat sampai di depan Masjid

RRI.CO.ID, Kediri - Untuk memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H, ratusan santri Masjid Al Mubarok, Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur menggelar pawai obor, Selasa, 26 Mei 2026.

Pada agenda ini turut dihadiri sejumlah ustadz, ustadzah dan juga wali santri Masjid Al Mubarok.

"Tadi bukan hanya obor, dalam pawai yang dimulai dari masjid setempat dan berkelliling Kampung tersebut, mereka juga membawa gunungan sayur, yang merupakan hasil bumi warga Lingkungan Trate Desa Pagu," kata Panitia Pawai Obor dan Kirab Gunungan Sayur, Lingkungan Trate Desa Pagu, Kediri, H. Mochamad Heru Pranoto.

Ia menyatakan, pada kegiatan itu para peserta terus mengumandangkan takbir, yang mana para santri dan ustad tersebut berjalan keliling Kampung sejauh 1 kilometer.

"Hal ini sebagai bentuk rasa syukur menyambut datangnya hari raya Idul Adha," katanya.

Sementara itu, Mochamad Heru Pranoto menambahkan, selain untuk menyambut hari raya Idul Adha, pawai obor dan kirab gunungan sayur ini juga untuk melestarikan warisan budaya islami.

"Jadi pawai obor ini untuk menyambut hari raya Idul Adha, juga untuk melestarikan warisan budaya islami, yang mulai terkikis oleh zaman modern," ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya, untuk gunungan sayur ini sebagai bentuk syukur atas hasil panen sayuran, dan juga untuk mengajak seluruh warga gemar menanam dan makan sayuran.

"Langkah ini juga untuk mendukung ketahanan pangan sesuai arahan Presiden," kata Mochamad Heru Pranoto, panitia pawai obor dan kirab gunungan sayur.

Adapun setelah takbir keliling kampung, diketahui, gunungan sayuran langsung menjadi rebutan warga saat sampai di depan Masjid.

Siti Khoiriyah, salah satu warga mengaku senang, karena dan sejumlah masyarakat bisa mendapatkan sayuran. Apalagi saat ini harga sayuran tinggi menjelang hari Raya Idul Adha.

"Alhamdulillah tadi mendapatkan aneka sayuran, usai takbir keliling. Seperti nanas, mentimun, terong dan pare. Rencana nanti akan dimasak untuk keluarga," kata Siti Khoiriyah.

Ke depan, pawai obor dan kirab gunungan sayur ini akan menjadi tradisi rutin santri di Lingkungan Trate Dusun Dawung, untuk melestarikan warisan budaya islami.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....