Cabai dan Telur Laris di Gerakan Pangan Murah di Kediri
- 26 Mei 2026 14:49 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Menjelang peringatan Idul Adha 1447 H, komoditas cabai dan telur ayam ras menjadi favorit warga saat agenda Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Kediri
- Petugas menyediakan aneka sayur-mayur, aneka bawang, aneka cabai, beras medium dan premium, minyak goreng, telur ayam ras, gula pasir, dan lele
RRI.CO.ID, Kediri - Menjelang peringatan Idul Adha 1447 H, komoditas cabai dan telur ayam ras menjadi favorit warga saat agenda Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Kediri.
Adapun GPM tersebut, diinisiasi Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan diadakan di halaman kantor Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, pada Senin, 25 Mei 2026.
Dalam keterangannya, Selasa, 26 Mei 2026, Kepala DKPP Kota Kediri, Un Achmad Nurdin membenarkan, pada GPM tersebut komoditas aneka cabai dan telur menjadi primadona masyarakat karena terjual habis lebih awal.
"Hal ini sesuai dengan tujuan awal GPM, yakni mengantisipasi terjadinya lonjakan harga komoditas pangan jelang Hari Raya Idul Adha 1447 H," kata Kepala DKPP Kota Kediri, Un Achmad Nurdin.
Pada acara GPM ini, jelas Un Ahmad Nurdin, petugas menyediakan aneka sayur-mayur, aneka bawang, aneka cabai, beras medium dan premium, minyak goreng, telur ayam ras, gula pasir, dan ikan lele. Yang mana, DKPP Kota Kediri menyediakan pasokan dalam jumlah yang besar dalam setiap bahan pangan.
Ia merinci, telur ayam ras tersedia 300 kg, beras SPHP 1 ton, dan minyak goreng 40 kardus. Aneka komoditas tersebut dijual dengan harga bervariasi, beras SPHP Rp 57.000/5 kg, beras premium Rp74.500/ 5 kg, minyak goreng Fortune Rp19.800/liter, gula pasir Rp15.000/liter, telur ayam ras Rp24.000/kg, sayuran Rp6.000/pak, aneka bawang mulai Rp7.000/pak, aneka cabai mulai Rp7.000/pak, dan ikan lele segar Rp22.000/kg.
"Kebutuhan pokok yang kami sediakan tentunya ada selisih harga dengan yang tersedia di pasar, bisa sampai Rp 1 sampai 2 ribu. Hal itu karena kita menjalin kerjasama dengan beberapa produsen dan distributor, seperti pelaku usaha telur, Perum Bulog Kediri, Kelompok Wanita Tani (KWT) Burengan, minyak goreng Fortune dengan PT SMS Kediri, PG Pesantren, kita juga kerja sama dengan Perumda Pasar Joyoboyo," katanya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini Un berharap agar daya beli masyarakat Kota Kediri tetap bisa dipertahankan, sehingga bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang hati raya kurban.
Sementara itu, Aisha Giza Humaira, warga Kelurahan Bandar Kidul mengaku, sangat senang dan antusias dengan hadirnya GPM hari ini. Ia juga berpendapat bahwa harga bahan pokok yang disediakan Pemkot Kediri lebih terjangkau dibandingkan dengan di pasar.
"Di GPM itu, selain membeli telur ayam saya juga membeli beras premium untuk persediaan sebelum hari raya kurban tiba," kata Aisha.
Selama ini, lanjut Aisha, pihaknya selalu datang jikalau GPM itu digelar Mbak Wali Kota Kediri, karena diyakini ongkos belanja bisa lebih hemat.
"Saya berharap, semoga kegiatan semacam ini akan ada lebih sering, sehingga meringankan masyarakat dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari," ungkap Aisha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....