GPK Kabupaten Kediri Siapkan Rapor Khusus Anak Berkebutuhan Khusus

  • 24 Mei 2026 17:35 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Kelompok Kerja Guru Pendamping Khusus (GPK) Kabupaten Kediri tengah menyiapkan rapor khusus untuk penilaian anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah inklusi wilayah Kabupaten Kediri. Rapor tersebut diharapkan dapat mulai digunakan pada akhir tahun ajaran ini guna mempermudah guru dalam melakukan penilaian terhadap perkembangan peserta didik ABK.

Ketua Kelompok Kerja GPK Kabupaten Kediri, Dian Ariandy, S.Pd., mengatakan indikator penilaian dalam rapor tersebut disusun dengan mengacu pada pedoman dari Kemendikdasmen. Namun tetap disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing anak.

“Setiap anak nantinya akan memiliki pencapaian yang berbeda karena kami menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan masing-masing peserta didik,” ujar Dian kepada RRI Kediri, Sabtu, 24 Mei 2026.

Menurutnya, keberadaan rapor khusus ini menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pelaksanaan sekolah inklusi. Agar proses pembelajaran dan evaluasi terhadap ABK dapat dilakukan secara lebih tepat dan manusiawi.

Selain fokus menyusun sistem penilaian, Kelompok Kerja GPK Kabupaten Kediri juga rutin mengadakan pertemuan minimal satu bulan sekali. Pertemuan tersebut dilakukan secara langsung maupun daring apabila tidak memungkinkan untuk bertatap muka.

Kegiatan itu bertujuan menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus membahas berbagai tantangan yang dihadapi guru pendamping khusus di lapangan. Dengan adanya komunikasi yang rutin, diharapkan para guru dapat saling mendukung dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus di sekolah reguler.

Dian menegaskan, keberhasilan sekolah inklusi tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah semata. Menurutnya, seluruh elemen harus ikut terlibat mulai dari guru, kepala sekolah, orang tua, siswa lain di sekolah, masyarakat sekitar hingga stakeholder terkait dari pemerintah daerah.

Ia juga mengajak para orang tua agar tidak malu ataupun ragu menyekolahkan anak berkebutuhan khusus di sekolah reguler. Sebab, para guru pendamping maupun tenaga pendidik telah mendapatkan pelatihan khusus untuk mendampingi dan memberikan pelayanan pendidikan yang sesuai bagi anak-anak ABK.

Dengan dukungan bersama dari berbagai pihak, sekolah inklusi di Kabupaten Kediri diharapkan mampu menjadi ruang belajar yang ramah, aman, dan nyaman bagi seluruh anak tanpa terkecuali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....