Bansos Cair, Khofifah Tekankan Kepedulian untuk Warga Rentan
- 23 Mei 2026 21:32 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyerahkan bantuan sosial kepada penerima manfaat
RRI.CO.ID, Kediri - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyalurkan bantuan sosial dan tali asih bagi penerima manfaat serta pilar kesejahteraan sosial di Kota Kediri, Sabtu 23 Mei 2026.
Penyaluran bantuan berlangsung dalam kegiatan Sapa Bansos yang digelar di Halaman Balai Kota Kediri. Program tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat rentan sekaligus penguatan perlindungan sosial di daerah.
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa pilar kesejahteraan sosial memiliki peran penting sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Apa yang kita lakukan hari ini semoga memberikan banyak manfaat dan kebaikan bagi masyarakat,” ujar Khofifah.
Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan kegiatan Sapa Bansos menjadi momentum penting dalam memperkuat perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Sapa Bansos ini, yang menjadi momentum penyaluran bantuan sosial sekaligus bentuk penguatan perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan,” kata Vinanda.
Menurut Vinanda, bantuan sosial dan tali asih yang diberikan tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk keberpihakan negara kepada kelompok rentan dan masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial.
“Program ini juga selaras dengan komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam menekan angka kemiskinan, memperkuat perlindungan sosial, sekaligus membangun fondasi ekonomi masyarakat yang lebih mandiri dan produktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Kediri saat ini tengah melakukan verifikasi dan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang terintegrasi dengan data daerah agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.
“Program ini akan memastikan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran, tepat manfaat, dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat saat ini,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan berbagai bantuan sosial. Di antaranya Bantuan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) kepada 55 penerima sebesar Rp900 ribu per triwulan.
Selain itu, bantuan PKH Plus diberikan kepada 485 keluarga penerima manfaat sebesar Rp2 juta per tahun. KIP PPKS Jawara juga disalurkan kepada 24 penerima dengan nominal Rp3 juta per tahun.
Bantuan lainnya meliputi BLT DBHCHT bagi 250 buruh pabrik rokok lintas wilayah sebesar Rp1 juta per tahun, zakat produktif untuk 50 penerima, bantuan operasional pendamping PKH Plus, bantuan bagi TKSK, hingga tali asih untuk Taruna Siaga Bencana (Tagana). Seluruh penerima bantuan juga memperoleh paket sembako.
“Khusus kepada para pilar kesejahteraan sosial seperti TKSK, pendamping PKH Plus, Tagana, maupun seluruh relawan sosial, kami menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian panjenengan semua dalam mendampingi masyarakat,” ucap Vinanda.
Usai penyaluran bantuan sosial, Khofifah bersama Vinanda turut meninjau pelaksanaan pasar murah di Kelurahan Semampir, Kota Kediri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....