Maggot Jadi Alternatif Kurangi Sampah Sisa MBG di Sekolah
- 18 Mei 2026 16:46 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Sisa makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah mulai diolah melalui budidaya maggot sebagai upaya mengurangi timbunan sampah organik. Cara tersebut dinilai mampu menekan volume limbah makanan sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi.
Pemanfaatan maggot atau larva lalat Black Soldier Fly (BSF) itu mulai dikenalkan di lingkungan MAN 4 Jombang melalui edukasi pengelolaan sampah yang melibatkan siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga masyarakat sekitar. Kegiatan ini diinisiasi Kementerian Agama Kabupaten Jombang bersama Agen Perubahan Gema Sajadah (Gerakan Bersama Sampah Jadi Sedekah).
Penggerak Adiwiyata MAN 4 Jombang, Djum’atin, mengatakan sampah organik dari aktivitas sekolah, termasuk sisa makanan MBG, dapat dimanfaatkan kembali melalui budidaya maggot sehingga tidak berakhir menjadi limbah yang menumpuk.
“Penggunaan maggot cukup efektif untuk membantu mengurai sampah organik, terutama sisa makanan. Selain mengurangi volume sampah, hasil budidayanya juga memiliki nilai manfaat ekonomi,” ujarnya, Senin, 18 Mei 2026.
Menurutnya, maggot hasil budidaya dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak maupun bahan pupuk organik. Karena itu, pengelolaan sampah dinilai tidak hanya berdampak terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan ekonomi dari limbah organik.
Agen Perubahan Gema Sajadah, Leily Irawatie Hasan, menilai persoalan sampah perlu ditangani melalui kebiasaan pengelolaan sejak dari lingkungan terdekat, termasuk sekolah.
“Kami ingin membangun kesadaran bahwa sampah organik masih bisa dimanfaatkan dengan cara yang lebih produktif. Melalui budidaya maggot, limbah yang sebelumnya dibuang dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” katanya.
Pengolahan sampah organik ini menggunakan maggot kini mulai dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif penanganan limbah makanan di sekolah, terutama di tengah meningkatnya volume sampah organik dari aktivitas harian peserta didik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....