DWP Kabupaten Kediri Diminta Aktif Kawal Sensus Ekonomi 2026

  • 12 Mei 2026 23:12 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kediri diminta ikut berperan aktif dalam mendukung dan mengawal pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ajakan tersebut disampaikan dalam rapat pleno DWP Kabupaten Kediri pada Selasa, 12 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekartaji, Pendopo Panjalu Jayati tersebut juga diisi sosialisasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kediri terkait pentingnya pendataan ekonomi nasional.

Ketua DWP Kabupaten Kediri, Aviva Herawati Sari Solikin, mengatakan keterlibatan anggota DWP diperlukan untuk membantu menyukseskan program pendataan ekonomi nasional. Menurutnya, organisasi perempuan tersebut memiliki peran strategis dalam membantu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

“DWP sebagai bagian dari unsur pendukung program pemerintah diharapkan dapat ikut mengambil peran dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan, rapat pleno yang digelar secara rutin juga menjadi sarana mempererat hubungan antaranggota sekaligus memperkuat koordinasi organisasi dalam mendukung berbagai program pemerintah daerah.

“Pertemuan rutin ini bukan hanya menjaga silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan sinergi antaranggota,” katanya.

Sementara itu, Statistisi Ahli Madya BPS Kabupaten Kediri, Erma, menjelaskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. Pendataan tersebut mencakup seluruh sektor usaha, mulai usaha mikro dan kecil hingga perusahaan berskala besar di berbagai wilayah.

Menurutnya, hasil sensus akan menjadi bahan dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran. Selain itu, data tersebut juga dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk membaca potensi dan perkembangan sektor ekonomi.

“Keberhasilan sensus membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, perangkat desa, pelaku usaha, hingga organisasi masyarakat,” ucap Erma.

Dalam kegiatan itu, peserta juga mengikuti sesi diskusi terkait strategi sosialisasi kepada masyarakat. BPS Kabupaten Kediri turut mengingatkan pentingnya mengenali identitas resmi petugas sensus guna mencegah potensi penipuan yang mengatasnamakan petugas lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....