Bulog Kediri Pastikan Stok Beras Tidak Terganggu El Nino

  • 10 Mei 2026 12:12 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Di tengah ancaman El Nino, hingga saat ini, Bulog Cabang Kediri menjamin pasokan beras di wilayahnya aman
  • Stok beras per bulan Mei 2026, capai 88.000 ton dan diyakini mencukupi kebutuhan warga di Kediri Kota/Kabupaten, dan Kabupaten Nganjuk selama 12 bulan ke depan

RRI.CO.ID, Kediri - Di tengah ancaman El Nino, hingga saat ini, Bulog Cabang Kediri menjamin pasokan beras di wilayahnya aman. "Upaya ini seiring langkah yang diambil Bulog Kediri dalam meningkatkan serapan beras di kalangan petani. Hal ini dilakukan demi mengamankan persediaan bahan pangan bagi masyarakat," kata Pemimpin Bulog Cabang Kediri, Harisun, pada Minggu, 10 Mei 2026.

Menurut Harisun, stok beras per bulan Mei ini berada di angka 88.000 ton. Angka ini diyakini mencukupi kebutuhan warga di Kediri Kota/Kabupaten, dan Kabupaten Nganjuk selama 12 bulan ke depan.

"Kemudian untuk menampung seluruh beras ini, Bulog Kediri juga telah menyewa 12 gudang. Kondisi ini menyusul gudang Bulog sebelumnya, pada masa sekarang dalam situasi penuh," kata Harisun.

Sebelumnya, saat meninjau stok beras Bulog di Gudang Paron, Kediri, Anggota DPR RI, Endro Hermono, pada 7 April 2026, ia ikut memberi apresiasi terhadap semakin membaiknya capaian gabah, dan manajemen penyaluran beras Bulog Kediri. "Adapun, hingga pertengahan bulan Mei 2026, secara Nasional stok beras Bulog mampu mencapai 5 juta ton beras, atau meningkat dibandingkan tahun 2023 di posisi 1 juta ton," katanya.

Endro menyebutkan, dengan stok beras yang tersedia tersebut ke depan dapat dimanfaatkan untuk menjaga ketahanan pangan. Apalagi, Bulog telah membuat manajemen yang bagus.

"Saat ini, Bulog bukan hanya soal penyerapan gabah tapi juga soal penyaluran dari stok yang ada pun dipikirkan sangat baik," katanya.

Pada masa mendatang, Endro berharap, Bulog senantiasa menjaga kualitas beras. Dengan demikian, stok yang cukup banyak itu juga tetap terjaga dan anggaran yang dikeluarkan dapat dikelola lebih efisien.

"Sebab, kita tahu, yang namanya menyimpan beras, kalau ada salah penanganan ini bisa dipastikan setiap tiga bulan ini sudah turun mutu. Untuk perawatan beras, telah dilakukan penyemprotan sebulan sekali dan tiga bulan sekali fumigasi, sehingga berbagai hama akan mati," katanya.

Lalu, lanjut Endro, mengenai ancaman bencana El Nino, kami jamin kebutuhan pangan di Indonesia masih sangat aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....