Menjaga Taman Rumah Tetap Hijau dan Asri di Musim Kemarau

  • 09 Mei 2026 17:23 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Menjaga Taman Rumah Tetap Hijau dan Asri
  • Tantangan Merawat Taman di Musim Kemarau

RRI.CO.ID, Kediri – Menjaga taman rumah agar tetap hijau dan asri ketika memasuki musim kemarau merupakan tantangan tersendiri. Selain udara panas dapat memicu penguapan secara cepat dan mengurangi kelembapan tanah, paparan sinar matahari ekstrem berpotensi menyebabkan tanaman stres bahkan mati.

Menurut Muhammad Soleh, Penyedia Jasa Layanan Pembuatan dan Perawatan Taman, Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, teknik dan waktu penyiraman yang tepat menjadi kunci utama agar taman rumah tetap hijau, asri, dan tentunya mampu bertahan dalam jangka waktu lama.

“Waktu ideal penyiraman tanaman adalah sebelum pukul 9 pagi atau setelah pukul 4 sore hari. Saya masih sering menjumpai orang menyiram tanaman siang hari ketika sedang terik. Hal ini bisa menyebabkan tanaman layu dan daun menjadi panas,” kata Soleh, sapaan akrab pria paruh baya yang telah menekuni bisnisnya sejak pertengahan tahun 90-an ini, Sabtu, 9 Mei 2026.

Deep watering (red. penyiraman mendalam) merupakan salah satu strategi yang diyakini efektif untuk menjaga taman rumah tetap sejuk, hijau, dan tentunya sedap dipandang mata. Menyiram secara menyeluruh hingga mencapai akar bagian dalam dengan frekuensi terukur akan membuat akar tumbuh kuat memenuhi permukaan tanaman sehingga lebih tahan lama.

Di wilayah pedesaan, warga dengan hunian yang memiliki taman dengan ukuran kecil, sedang, maupun luas sekalipun, masih banyak yang mengaplikasikan cara tradisional seperti menaruh dedaunan kering, serpihan kayu, atau sabut kelapa, untuk mempertahankan kelembapan dan menjaga suhu tanah agar tetap dingin.

“Kalau sedang kemarau, kurangi dulu aktivitas pemangkasan tanaman. Biarkan tetap rimbun supaya bagian dalam terlindungi dari terik matahari,” ujar Soleh, Sabtu sore. Dikatakannya, pemupukan juga sebaiknya dihindari karena hanya akan terbuang percuma mengingat tanaman tidak mampu menyerap pupuk secara maksimal saat sedang melawan cuaca panas.

Saat ini, warga sudah semakin smart dan bijak dalam memperlakukan taman rumah terutama bagi mereka yang memiliki hobi berkebun di rumah sendiri. Penggunaan paranet (red. jaring peneduh) untuk mengurangi intensitas sinar matahari langsung dan sistem irigasi tetes dengan memanfaatkan botol bekas menjadi cara efektif untuk menjaga taman agar tetap hijau dan asri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....