Program Kokurikuler ‘Gerakan Siap Kerja’ Jawab Tantangan Dunia Industri

  • 06 Mei 2026 14:10 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Program Kokurikuler ‘Gerakan Siap Kerja’
  • SMK NU Tulungagung
  • Menjawab Tantangan Dunia Industri

RRI.CO.ID, Kediri – SMK NU Tulungagung memberikan Program Kokurikuler ‘Gerakan Siap Kerja’ yang memberikan bekal keterampilan dan mentalitas kepada siswa-siswi sebelum mereka lulus, Rabu, 6 Mei 2026. Hal ini dilakukan untuk menjawab berbagai dinamika dan tantangan dunia industri di era sekarang.

“Kokurikuler memungkinkan para siswa merasakan suasana belajar interaktif yang mendorong mereka untuk lebih siap, terarah, dan percaya diri merencanakan masa depan kariernya,” kata Ahmad Rizal, Pembina Kokurikuler ‘Gerakan Siap Kerja’ SMK NU Tulungagung, Rabu siang. Menurutnya, pembelajaran dengan format sharing lebih efektif untuk menggali potensi pelajar.

Fokus utama yang diberikan dalam kegiatan Kokurikuler ‘Gerakan Siap Kerja’ di SMK NU Tulungagung adalah bagaimana menyusun Curriculum Vitae (CV), simulasi Walk in Interview, pemberian tips dan trik lolos interview, hingga pengembangan mindset dan skill berkomunikasi.

Standar dunia kerja saat ini menuntut kesesuaian potensi yang dimiliki oleh para pelamar khususnya kualitas life skill. Selain produktivitas benar-benar menjadi tolok ukur dan bukan sekedar kehadiran maupun durasi kerja, pekerja di era kini dituntut untuk cepat beradaptasi dengan berbagai dinamika dan perubahan yang terjadi di setiap detik.

Menariknya, seiring transformasi besar dunia kerja, kedisiplinan bukan lagi satu-satunya hal krusial, melainkan kemampuan untuk belajar dan beradaptasi terhadap berbagai transisi komunikasi, model kerja, hingga perangkat kerja yang serba digital. Selain itu, keterampilan kognitif level tinggi seperti manajemen konflik dan problem solving turut menjadi syarat utama.

“Materi kegiatan kokurikuler hari ini seputar bagaimana menyusun CV secara menarik, membuat surat lamaran pekerjaan secara profesional, serta tips persiapan hingga proses pelaksanaan interview. Harapannya siswa lebih terarah dan percaya diri memasuki dunia karier,” ujar Rizal, sapaan akrab pria lulusan Universitas Bhinneka PGRI ini.

Memasuki Tahun Akademik 2025 / 2026, cakrawala siswa-siswi SMK harus lebih terbuka dengan beradaptasi terhadap dinamika lapangan dimana pengalaman praktis dan portofolio hasil kerja lebih dihargai daripada gelar akademis. Mindset untuk siap bersaing di kancah global telah menjadi prinsip anak muda di era digitalisasi modern seperti saat ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....