Wisata Edukasi, Polisi Dampingi 100 Pelajar Kenali Jejak Soekarno
- 04 Mei 2026 16:31 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Petugas kepolisian mendampingi 100 pelajar yang mengikuti wisata edukasi dengan menyusuri Situs Ndalem Pojok di Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri
- Kegiatan ini memperkuat sinergi antara kepolisian, sekolah, dan lingkungan masyarakat dalam membangun generasi muda yang berkarakter, serta memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat
RRI.CO.ID, Kediri - Sejumlah petugas kepolisian mendampingi 100 pelajar yang mengikuti wisata edukasi dengan menyusuri Situs Ndalem Pojok di Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Senin, 4 Mei 2026.
"Hal ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan sejarah sekaligus menanamkan nilai kebangsaan sejak dini," kata Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, melalui Kasat Samapta Polres Kediri AKP I Nyoman Sugita.
Di lokasi ini, sebanyak 100 siswa dari SMPN 1 Pagu dan SMPN 1 Kayen Kidul mengikuti kegiatan wisata edukasi yang dikemas dengan pendekatan interaktif.
Di tempat yang dikenal sebagai tempat masa kecil Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, para pelajar diajak memahami sejarah dengan konsep 'Detektif Jati Diri Bangsa'. Pendampingan dilakukan oleh personel Sat Samapta Polres Kediri bersama Polsek Wates, guna memastikan kegiatan berjalan aman sekaligus edukatif.
AKP Nyoman menyampaikan, kegiatan ini menjadi bagian dari perhatian Kepolisian terhadap pembentukan karakter generasi muda.
"Pengenalan sejarah di Situs Ndalem Pojok ini penting agar pelajar memahami nilai perjuangan dan jati diri bangsa sejak dini. Harapannya, mereka tidak hanya mengenal tokoh besar seperti Soekarno, tetapi juga mampu meneladani semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari," kata AKP Nyoman.
Ia menambahkan, keterlibatan Kepolisian dalam kegiatan edukatif seperti ini juga menjadi bentuk pendekatan yang lebih dekat dengan dunia pendidikan. Bahkan, sekaligus menciptakan ruang aman bagi pelajar untuk belajar di luar kelas.
'Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari penelusuran sejarah hingga diskusi ringan di lokasi. Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi keamanan maupun interaksi edukatif," katanya.
Ia berharap, kegiatan ini memperkuat sinergi antara kepolisian, sekolah, dan lingkungan masyarakat dalam membangun generasi muda yang berkarakter, serta memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....