KAI Ajak Pelajar Memahami Pentingnya Keselamatan Perjalanan Kereta Api

  • 04 Mei 2026 15:07 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengajak sejumlah pelajar
  • KAI Daop 7 Madiun akan terus melakukan sosialisasi secara berkelanjutan di berbagai titik, khususnya di wilayah yang memiliki potensi gangguan keselamatan, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang aman

RRI.CO.ID, Kediri - Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengajak sejumlah pelajar.

"Kami melakukan hal ini melalui kegiatan sosialisasi keamanan dan keselamatan perkeretaapian di wilayah rawan gangguan kamtib," kata Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, pada Senin, 4 Mei 2026.

Menurut Tohari, agenda ini dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dan bertempat di SMPN 1 Gampengrejo, Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Sosialisasi diikuti oleh 983 siswa/siswi serta 25 guru, dan berlangsung dengan tertib serta lancar.

"Dalam kegiatan tersebut, tim KAI Daop 7 Madiun yang terdiri dari Karu B.1 Arthur dan Polsuska Andung memberikan pengenalan profesi Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), sekaligus menyampaikan edukasi terkait pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan jalur kereta api, khususnya di perlintasan sebidang," katanya.

Tohari menyampaikan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menekan angka kecelakaan serta gangguan perjalanan kereta api yang masih kerap terjadi akibat kurangnya kesadaran masyarakat.

"Kami terus mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar memahami bahwa jalur kereta api bukanlah area untuk beraktivitas selain kepentingan operasional. Disiplin dalam berlalu lintas di perlintasan sebidang juga menjadi kunci utama keselamatan bersama," kata Tohari.

Selain itu, pihak sekolah melalui Kepala SMPN 1 Gampengrejo, Taufik mengingatkan para siswa agar tidak bermain atau beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api, serta segera melaporkan kepada petugas apabila ditemukan potensi gangguan di jalur KA.

"Palang pintu perlintasan bukan merupakan alat pengaman utama, melainkan hanya sebagai alat bantu. Oleh karena itu, masyarakat tetap wajib mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta memastikan kondisi aman sebelum melintas di perlintasan sebidang," ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

"Kepatuhan terhadap aturan adalah bentuk nyata kontribusi dalam menciptakan transportasi yang aman dan andal," kata Tohari.

Lebih lanjut, KAI Daop 7 Madiun akan terus melakukan sosialisasi secara berkelanjutan di berbagai titik, khususnya di wilayah yang memiliki potensi gangguan keselamatan, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....