Sambut May Day 2026, Pemkab Jombang Gelar Tasyakuran bersama Buruh
- 30 Apr 2026 19:35 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar tasyakuran bersama buruh dalam rangka menyambut Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Pendopo Kabupaten, Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk pendekatan dialogis untuk menjaga hubungan industrial tetap kondusif di daerah.
Acara tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, perwakilan pengusaha, serta serikat pekerja dan buruh. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan membangun kesepahaman antara seluruh pihak yang terlibat dalam sektor ketenagakerjaan.
Bupati Jombang, Warsubi, menyampaikan bahwa suasana peringatan May Day di Jombang berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan berkat peran aktif semua pihak. “Peringatan hari buruh tahun ini bisa berjalan aman dan kondusif. Ini tidak lepas dari kerja sama seluruh elemen yang bersama-sama menjaga situasi tetap harmonis,” ujarnya.

Ia menilai, peringatan May Day seharusnya menjadi sarana memperkuat kolaborasi, bukan sekadar agenda seremonial tahunan. “Momentum ini penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja, agar hubungan industrial tetap sehat dan berkeadilan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pelaku usaha dan organisasi pekerja yang dinilai telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas hubungan kerja di Jombang. “Saya memberikan penghargaan kepada seluruh pelaku usaha dan serikat pekerja yang telah menjaga keharmonisan hubungan industrial di daerah ini,” jelasnya.
Selain itu, sejumlah perusahaan di Kabupaten Jombang turut menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas keberhasilan menjalankan program ketenagakerjaan.
Penghargaan tersebut meliputi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tanpa kecelakaan, serta program pencegahan penyakit seperti tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS di lingkungan kerja.

Pemerintah daerah menilai capaian tersebut sebagai indikator meningkatnya kesadaran perusahaan terhadap perlindungan tenaga kerja dan lingkungan kerja yang sehat.
“Dengan mengusung semangat kolaborasi, diharapkan hubungan antara pekerja dan pengusaha dapat terus terjaga, sekaligus mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan,” ucapnya.
Pendekatan peringatan May Day melalui tasyakuran ini telah dilakukan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir, sebagai upaya menjaga stabilitas daerah serta menciptakan ruang dialog yang lebih terbuka antara seluruh pemangku kepentingan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....